Dampak Buruk Akibat Shalat Tergesa-gesa

Shalat adalah salah satu bentuk ibadah yang biasa kita laksanakan agar senantiasa berada di jalan Allah SWT. Terkadang, karena alasan yang tidak bisa ditinggal sebentar, shalat kita menjadi tergesa-gesa agar cepat selesai. 

Padahal, salah satu rukun shalat yang tidak bisa ditinggalkan adalah Tuma’ninah. Apabila kita melupakan rukun tersebut dalam shalat, maka bisa jadi shalat kita dianggap tidak sah. Namun, bagaimana dengan dampak yang lainnya. Ternyata pengaruh buruk dari shalat tergesa-gesa tidak hanya berdampak pada keimanan kita saja melainkan juga pada kesehatan. 

Artikel ini akan menjelaskan apa saja dampak buruk yang mengintai saat kita melakukan shalat dengan tergesa-gesa.

1. Rasulullah menyebut orang-orang yang shalatnya tergesa-gesa sebagai pencuri paling jahat.
Dalam hadist HR Thabrani dan Hakim, para sahabat Rasulullah bertanya, “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud dengan mencuri shalatnya? Rasulullah berkata, “Ia tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya. Dan sungguh orang yang pelit (kikir) adalah orang yang pelit mengucapkan salam. Orang yang mencuri shalatnya merupakan sejahat-jahaatnya pencuri.

2. Orang yang shalatnya tergesa-gesa dianggap sebagai orang yang tidak beragama
Yang dimaksud tidak beragama dalam hal ini adalah seseorang yang sholatnya tergesa-gesa dianggap sebagai orang yang merugi karena ibadahnya akan menjadi sia-sia saja di mata Allah. Shalatnya tidak dianggap sebagai ibadah karena pahalanya terbuang begitu saja. 

Diriwayatkan dalam hadist HR Ibnu Huzaimah yang mengatakan bahwa “Kamu melihat orang ini, jika dia mati, maka matinya tidak termasuk mengikuti agama  Muhammad SAW, dia menyambar shalatnya seperti burung elang menyambar daging. Wah, naudzubillah jangan sampai kita termasuk dalam orang-orang yang tidak mengikuti agama Muhammad SAW.

3. Shalatnya dianggap tidak sah
Kita pasti merasa semuanya percuma dan sia-sia saja. Pasalnya, kita sudah berupaya menegakkan sholat tetapi pahala yang kita dapatkan tidak ada hanya karena kita melakukan sholat secara tergesa-gesa. Tentunya, hal ini sangat sia-sia dan hanya membuang-buang tenaga saja. Oleh karena itu, shalat hendaknya dilakukan dengan tuma’ninah bukan dengan tergesa-gesa karena alasan urusan duniawi semata. 

Dalam Hadist Riwayat Abu Dawud: 1/ 533 disebutkan bahwa “Tidak sah shalat seseorang, sehingga ia menegakkan (meluruskan) punggungnya ketika ruku’ dan sujud” Jika shalat tergesa-gesa, gerakan shalat menjadi tidak sempurna dan memiliki pengaruh yang buruk terhadap pelaksanaan sholat yang kita jalankan.

4. Shalat yang tergesa-gesa memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh kita
Shalat yang dijalankan dengan sempurna akan memiliki dampak yang bagus bagi kesehatan tubuh seperti melancarkan peredaran darah serta meluruskan otot yang kaku. Namun, sebaliknya, jika shalat dilaksanakan secara tergesa-gesa, dapat menyebabkan peregangan mendadak pada jaringan otot sehingga menyebabkan rasa nyeri di setiap sendi-sendi tubuh. 

Akibat gerakan shalat yang tergesa-gesa, aliran darah dari jantung ke otak atau sebaliknya menjadi terlalu cepat dari biasanya sehingga dapat memicu timbulnya stroke. Apabila hal ini dilakukan secara terus-menerus, maka dampaknya juga dapat baerakibat buruk pada jantung kita dalam jangka waktu yang panjang.  Untuk sementara, kita bisa saja menganggap remeh tapi untuk masa depan apakah kita yakin masih sehat? Jadi, perlu hati-hati dan tuma’ninah saat menjalankan shalat.

Shalat yang dilakukan dengan khusyu’ dan tuma’ninah akan mendapatkan pahala dan barokah dari Allah SWT. Tidak hanya itu saja, shalat yang tenang juga berdampak positif kepada tubuh kita karena kita merasa rileks saat menjalankannya. Jadi, mulailah sholat dengan tenang dan jangan tergesa-gesa karena tergesa-gesa adalah bagian dari perbuatan setan.  Jangan sholat tergesa-gesa karena urusan duniawi karena urusan akhirat lah yang diutamakan. (Chandra WH)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top