Belajar Membatik di Kampung Batik Palbatu Yuk!

Batik merupakan hasil karya seni asli dari Indonesia. Dari jaman dahulu batik sudah di gunakan oleh kalangan-kalangan atas di Indonesia. Namun yang memprihatinkan adalah tidak semua bangsa Indonesia bangga akan karya batik ini.

Tidak adanya kampung batik di tengah Ibu Kota membuat sebagian besar warga Ibu Kota tidak mengetahui bagaimana cara membuat batik, terutama anak – anak muda yang perjalanan nya masih panjang. Mereka hanya tau memakai dan membeli batik dari toko – toko yang menjual batik. Banyak pembuat batik hanyalah orang-orang yang sudah tua, tidak ada regenerasi untuk hasil karya budaya bangsa ASLI Indonesia tersebut.

Nah berawal dari rasa keprihatinan tiga orang bernama Bimo, Iwan dan Hari atas hal tersebut, mereka bermodalkan nekat mendirikan Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Palbatu di wilayah Jalan Palbatu, Saharjo, Tebet.

Kita intip yuk apa saja kegiatan dan hasil yang dicapai oleh kampung batik di Palbatu ini :

Acara Kampung Batik Palbatu pada tanggal 21 – 22 Mei 2011
Acara ini adalah mengumpulkan orang-orang mulai dari kalangan anak – anak sampai orang dewasa untuk diajarkan membatik oleh 18 pengrajin batik yang didatangkan dari Jawa langsung. Antusias mereka ternyata cukup besar hingga membuat 3 orang pendiri Forum ini menjadi lebih semangat untuk mengembangkan kampung batik ini menjadi lebih baik.


Ngebatik Sekampung tanggal 2 – 6 Oktober 2013, dan sekaligus menjadi sponsor acara "Putra Putri Batik Nusantara" pada Oktober 2013
Suksesnya acara yang pertama menjadikan motivasi untuk terus mengembangkan kampung batik. Pada tanggal 2-6 oktober komunitas tersebut kembali mengadakan acara yang bertemakan “Ngebatik Sekampung”
Warga Palbatu dengan antusias mengikuti acara ini dan belajar membatik. Dari membatik mereka bisa mendapatkan berbagai keuntungan seperti belajar untuk sabar, ikhlas, melatih kreatifitas, diajarkan untuk melakukan pekerjaan harus sampai selesai dan juga melatih otak kiri anak dengan cara yang positif sekalian juga untuk mengembangkan kebudayaan Indonesia itu sendiri.

Membatik di Jalan dan di Tembok 
Komunitas ini beserta semuaa elemen di dalamnya menyalurkan ide dan kreatifitas mereka dalam membatik bukan hanya di atas kain tapi juga di jalan dan di tembok – tembok. Jika kamu main – main ke Palbatu, kamu akan sangat disuguhkan dengan batik dari berbagai motif dan warna di sepanjang jalan dan tembok.
Yang melakukan ini biasanya adalah pemuda-pemudi di wilayah sekitar, mereka sangat senang bisa menuangkan kreatfitas yang tidak ada batasnya di tembok, bermain-main dengan cat di jalanan- jalanan tanpa ada yang memarahi.

Menambah keahlian untuk mendatangkan keuntungan finansial
Yap, maksud dan tujuan lain dari mengajarkan membatik kepada warga di Palbatu dan sekitarnya adalah dengan mereka memiliki keahlian lain yaitu membatik diharapkan mereka bisa membawa keahlian nya ini untuk membuka peluang bisnis. Mereka bisa menerima pekerjaan membuat batik atau jika ingin membuka usaha membatik sendiri juga bisa. 
Dengan berbagai penyuluhan dari motivator  dan penggerak Kampung Batik Palbatu bernama lengkap Budi Dwi Hariyanto, ia berusaha untuk merubah mindset para warga untuk diajak lebih maju dan lebih kreatif.

Saat ini yang diinginkan oleh penggerak dan pendiri kampung batik adalah dukungan dari Pemerintah Setempat untuk lebih bisa lagi mengembangkan kampung batik agar budaya bangsa pun bisa terus dikembangkan.

Yuk guys kita ke kampung batik di palbatu untuk ikut melestarikan budaya  bangsa. (Dwinta)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top