Keindahan yang Dapat Digali Dibalik Sisi Gelap Pulau Pengasingan di Indonesia Ini

Indonesia memiliki suatu hukum untuk memperlakukan tahanannya. Pertama, para tahanan biasanya dimasukkan ke dalam penjara. Kedua, para tahanan yang benar-benar melakukan suatu pelanggaran berat akan diasingkan dari pulau-pulau yang tidak memiliki akses informasi sama sekali. 

Nah, tahukah anda bahwa tidak selamanya pulau-pulau tempat pembuangan narapidana ini menyeramkan karena setiap pulau ini masih memiliki sisi keindahan. Berikut Kebudayaan Indonesia akan menggali lebih dalam tentang sisi keindahan di balik pulau-pulau ini. 

1. Pulau Nusakambangan
Mendengar Pulau Nusakambangan, sudah tidak asing lagi dengan tempat pembuangan narapidana kelas berat. Pulau ini benar-benar tidak ada akses informasi. Selain itu, anda hanya menemukan rumah dan tanah saja disini. Para napi akan dihapakan dua pilihan hukuman terasing atau kabur tetapi diterpa ombak ganas. 
Namun, tidak semuanya yang anda lihat di Pulau Nusakambangan begitu menyeramkan, ada sisi keindahan yang belum anda lihat di pulau ini sebelumnya. Misalnya saja Goa Ratu, Pantai Permisan yang memiliki warna pasir yang khas putih keabu-abuan hingga lautnya yang biru dan bening, Selat Indralaya yang merupakan tempat pertemuan antara air laut dan air tawar sehingga berpadu dengan pemandangan panorama pantai yang indah.

2. Pulau Onrust
Pulau ini merupakan tempat tahanan penjara milik Belanda pada zaman kolonial dahulu. Di tempat ini, sempat dijadikan tahanan bagi pemberontak yang merebut tujuh kapal milik Belanda. Selain itu, orang-orang Belanda menahan orang Jerman di pulau ini pada masa itu. Tapi, terlepas dari semua sisi kelam yang ada di pulau ini, ternyata pulau ini menyimpan suatu keindahan. 
Disini, anda akan dimanjakan dengan desisan angin yang sejuk ditemani dengan air laut pantai yang jernih. Bagian dari kepulauan seribu ini tidak hanya menawarkan keindahan pantainya saja melainkan juga memberikan kemudahan anda dalam hal belajar sejarah. Anda bisa melihat bangunan-bangunan tua yang ada di pinggrir pantai. Tempatnya yang unik dan banyaknya bekas bangunan Belanda ini sepertinya cocok untuk lokasi pemotretan pre-wedding.

3. Pulau Buru
Pulau ini sempat menjadi tempat pembuangan dan penyiksaan bagi anggota PKI secara kejam dan tragis. Penyiksaan ini terjadi setelah tahun 1965 ketika tujuh besar tentara umum tewas akibat kudeta besar yang terjadi. Tapi, kesuraman pulau ini lambat laun mulai memudar ketika anda menemukan dua tempat indah di pulau ini. Pulau yang terletak di Ambon ini memiliki salah satu danau tercantik yaitu Danau Rana. 
Anda bisa menyewa perahu untuk menyusuri air danau yang sangat jernih sambil melihat-lihat hutan yang ada di sepanjang jalan. Di sekitar perkampungan yang ada di Danau Rana, anda akan menemui penduduk kampung yang sangat ramah. Biasanya anda akan disambut dengan tarian ‘sawat’ atau tarian untuk kedatangan tamu di pulau tersebut. Selain itu, anda bisa juga mengunjungi Pantai Jikumerasa, keindahan lukisan pantai ini benar-benar terlihat saat matahari berada tepat di atas kepala sehingga terlihat jelas warna-warna laut, hutan dan daratannya. 

4. Pulau Cipir
Pulau ini sempat menjadi rumah sakit untuk para jamaah haji yang sedang dikarantina dan diperiksa kesehatannya pada zaman kolonial Belanda. Pada zaman itu, para jemaah haji berangkat ke tanah suci dengan menggunakan kapal laut selama berbulan-bulan. Usai kembali dari arab, para jamaah harus kembali ke rumah sakit untuk dikarantina dan di cek kesehatannya. Di pulau inilah jamaah haji menjalani tes kesehatan dan juga pemeriksaan beberapa lama. 
Tapi, tidak tentu sisi kelam memiliki panorama yang suram pula. Keindahan Pulau Cipir ini terletak pada pantainya yang menyimpan bangunan-bangunan bersejarah sejak tahun 1650 an. Tapi, bangunan ini digunakan hingga pada tahun 1933. Banyak benteng peninggalan VOC dan bangunan bersejarah lain yang masih ada.  Anda akan merasa heran melihat bangunan bekas zaman Belanda berada di sekitar area pantai seperti melihat tempat di luar negeri.

Tidak semua pulau-pulau yang memiliki sejarah kelam itu menyeramkan bukan? Mungkin salah satu pulau diatas bisa digunakan sebagai destinasi wisata anda selanjutnya. (Chandra WH) 


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top