Menjelajah Lima Tempat Wisata Menarik Bernilai Sejarah di Banten

Tempat Wisata di Banten – Banten merupakan salah satu provinsi yang ada di wilayah Tatar Pasundan. Dulunya Banten merupakan bagian dari provinsi Jawa Barat sebelum akhirnya dilakukan pemekaran pada tahun 2000.  Provinsi yang memiliki 4 kota ini ternyata memiliki potensi wisata yang layak untuk kamu datangi.

Wisata di Banten berikut ini tidak hanya sekadar menyajikan pemandangan yang indah, namun tersemat nilai edukatif akan sejarah di dalamnya. Lokasi-lokasi wisata berikut patut kamu datangi jika ingin mengenal peninggalan Banten di masa lampau.

Istana Keraton Kaibon
Tempat bersejarah pertama ada istana keraton kaibon. Jika dilihat dari namanya, Kaibon sendiri berati keibuan. Nah, keraton ini dulunya dibangun karena pada kala itu sultan Syaifusin masih berusia lima tahun, sehingga tidak bisa atau belum mampu memegang pemerintahan, sehingga sang ibu, yakni Ratu Aisyah, yang jadi wali sementara dan dibangunlah istana ini. Sayangnya pada 1832 bangunan ini dihancurkan oleh Belanda.

Meski sudah hancur, namun jejak peninggalan sejarah masih bisa kita temukan dari bebatuan seperti bangunan gerbang juga pintu-pintu kokoh besar. Dulunya bangunan ini memiliki corak islam yang kental seperti masjid yang memiliki pilar-pilar menjulang. 

Masjid Agung Banten
Banten merupakan salah satu daerah di Indonesia yang juga terkenal akan kentalnya budaya islam. Salah satu bukti tersebut dapat kita temukan dari Masjid Agung Banten. Masjid yang selalu ramai oleh para peziarah tidak hanya lokal saja, melainkan dari banyak penjuru tanah air. Yang menjadikan masjid ini unik adalah menaranya, di mana mirip sekali dengan mercusuar yang tinggi. 

Konon masjid ini dibangun pada tahun 1552 oleh Sultan Maulana Hasanuddin. Jika kamu tertarik berkunjung ke sini datang saja ke desa Banten, atau jika kamu dari Serang jarak yang ditempuh adalah 10 km atau sekitar 25 menit saja.

Benteng Speelwijk
Benteng Speelwijk berlokasikan di kampung Pamarican, atau bisa juga ditempuh selama lima belas menit jika kamu dari Serang. Mitosnya benteng ini merupakan bangunan peninggalan Belanda, namun ternyata bangunan ini sendiri dibangung oleh Kesultanan Banten di mana fungsi dari benteng ini sendiri adalah sebagai alat penahan jika sewaktu-waktu ada serangan laut. 
Bentuk bentengnya yang unik menjadikan daya tarik tersendiri bagi kamu yang ingin menyentuh atau bersinggungan dengan sejarah di masa lampau.

Danau Tasikardi
Selain menawarkan akan keindahan juga ketenangannya, Danai Tasikardi akan membawa kalian pada sejarah Banten di masa lampau. Danau yang berlokasikan di desa Margasana, Kramatwatu ini memiliki arti danau buatan. 
Danau yang dibuat oleh Sultan Banten ini dulunya difungsikan sebagai penampung air dari sungan Cibanten yang selanjutnya digunakan sebagai pengairan sawah-sawah penduduk. Juga, selain itu danau ini sendiri dipakai sebagai pemasok air di keraton.

Vihara Avalokitesvara
Vihara Avalokitesvara bisa dikatakan vihara tertua, sebab dibangun pada abad ke 16. Vihara sendiri konon tidak bisa dilepaskan dari sosok Sunan Gunung Jati dalam pembangunannya. Jika kamu dari Serang hanya dibutuhkan waktu 20 menit untuk sampai ke vihara yang berlokasikan di kecamatan Kasemen ini. Bangunan ini sempat mengalami musibah, namun tenang karena bentuk bangunannya sendiri masih utuh dan bisa dinikmati keindahan seni arsitekturnya yang bikin kagum.

Bagaimana? Mengenal sejarah tetap bisa menyenangkan seperti berkunjung ke lokasi-lokasi di atas. Selain bersenang-senang kita juga mendapatkan ilmu di dalamnya. (Koko Ferdie)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top