Penjara Bawah Tanah Indonesia Destinasi Wisata Bersejarah

Mengingat Indonesia sempat dijajah oleh penjajah Belanda dan Jepang, banyak bangunan peninggalan masa itu yang masih ditemukan hingga saat ini. Penjara-penjara tersebut biasanya dibangun oleh penjajah dibawah tanah. Pada masa itu, rakyat pribumi juga disiksa di penjara ini. Mari kita simak penjara-penjara bawah tanah di Indonesia yang berhak anda ketahui.

1. Penjara Bawah Tanah Benteng Pendem-Cilacap
Jika anda datang ke daerah Cilacap, pergilah ke Benteng Pendem atau yang dulunya bernama Benteng Kusbatterij Op De Lantong Te Tjilatjap. Benteng ini terbilang cukup unik ini merupakan benteng pertahanan kaum Belanda dalam menghadapi Bangsa Indonesia di tahun 1861. Di wilayah pesisir Teluk Penyu inilah Benteng Pendem berdiri di area seluas 6,5 hektare. 
Penjara bawah tanah yang ada di Benteng Pendem mengingatkan kita pada zaman sebelum kemerdakaan bahwa nasib rakyat pribumi sangat miris dan menderita saat itu. Saat ini, benteng ini dimanfaatkan sebagai obyek wisata dengan adanya obyek lain disekitarnya seperti: penjara bawah tanah, ruang senjata, ruang dapur, terowongan, kolam pemancingan, ayunan, patung dinosaurus.

2. Penjara Bawah Tanah Benteng Rotterdam – Makassar
Satu-satunya peninggalan Kerajaan Gowa adalah Fort Rotterdam yang dibangun pada tahun 1545. Benteng ini terletak di sebelah barat kota Makassar tepatnya di pinggir pantai. Secara fisik bangunan dan penjara bawah tanah ini masih terawat dengan baik. 
Disiniah tempat Pangeran Diponegoro dipenjara. Jika anda masuk ke dalam Benteng Rotterdam ini, anda akan menemui Patung Sultan Hassanudin yang merupakan salah satu Raja Gowa terkenal pada masa itu. Patung tersebut terletak di dekat pintu masuk gerbang benteng ini.

3. Penjara Kalisosok – Surabaya
Jika anda mampir ke wilayah Surabaya yang terletak di sebelah utara Kembang Jepun dan Rajawali, anda berada di daerah Kalisosok. Di daerah tersebut berdiri sebuah penjara bawah tanah yang tua yang digunakan sebagai tempat penyiksaan bagi para veteran dan pejuang kemerdekaan jaman dahulu. 
Pada tahun 1960 sampai 1970-an fungsi penjara Kalisosok ini ditujukan kepada para narapidana kelas berat dan pada masa itu memang adalah masa panas-panasnya dalam dunia politik. Pada bagian depan dinding Panjara Kalisosok saat ini dicat dengan berbagai warna yang menarik agar penjara tidak terlihat seram. 

4. Penjara Sukamiskin – Bandung
Bung Karno sempat dikurung di penjara ini – Penjara yang merupakan peninggalan pemerintahan Belanda yang dibangun pada tahun 1918. Pada tahun 1924, penjara ini mulai difungsikan kembali. Sebanyak 552 sel memenuhi penjara bersejarah ini. 
Di dalam penjara ini dihuni sebanyak 480 narapidana. Sedangkan ruangan di penjara bawah tanah ini difungsikan sebagai tahanan para penjahat berbahaya pada masa itu.  Saat ini, ruangan bawah tanah yang ada dalam penjara ini difungsikan sebagai tempat penyimpanan atau gudang.

5. Penjara Bawah Tanah Benteng Malborough – Bengkulu
Benteng ini merupakan tempat kedudukan tentara Inggris  yang ada di Bengkulu. Bangunan yang didirikan sejak tahun 1713 dan diselesaikan pada tahun 1719. Proses pembangunan yang lama ini memang menghasilkan bangunan yang koko dengan desain arsitektur yang unik. Bangunan berbentuk segi-empat berukuran 240 x 170 meter ini memang didirikan oleh The British East India Company. 
Pada bagian barat daya benteng, terdapat lorong-lorong sempit. Di sebelah kiri terdapat tujuh ruangan. Dinding-dinding ruangan tersebut dibuat dari pasangan batu kali, batu bata dan batu karang yang direkatkan dengan campuran tepung bata, kapur dan pasir. Keadaan ruangan penjara bawah tanah ini sangat gelap meskipun bangunan ini terlihat sangat artistik.

Itulah sejenak mengenai penjara-penjara bawah tanah yang keren. Semoga kita senantiasa menjaga kelestarian nilai sejarah Indonesia. (Chandra WH)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top