Negara-Negara ini Ternyata Memakai Bahasa Jawa dalam Berkomunikasi

Indonesia memiliki ragam suku, budaya dan bahasa. Bahasa Jawa merupakan bahasa yang paling sering digunakan oleh beberapa warga Indonesia karena sebagian besar orang Jawa tinggal di beberapa wilayah yang ada di Nusantara. Oleh karena itu, di negara lain pun juga ada beberapa penduduk yang menggunakan bahasa Jawa. Berikut adalah negara-negara yang menggunakan bahasa jawa versi blog anakregular.com

1. Tepi Sungai Rochor- Singapura
Suku Jawa ini bermigrasi ke Singapura sejak tahun 1825. Mereka sebagian besar merupakan pekerja yang berasal dari Jawa Tengah. Para pekerja tersebut terdiri dari buruh yang bekerja di jalur kereta api, konstruksi jalan dan perkebunan karet. 

Pemukiman yang berada di tepi  Sungai Rochor ini juga dijuluki sebagai Kampong Jawa. Tidak hanya di tepi Sungai Rochor saja, di Kallang Airport Estate biasanya dikena juga sebagai pemukiman Jawa. Di wilayah ini mereka dapat hidup berdampingan dengan bangsa Cina dan Melayu. 

2. Malaysia
Suku Jawa banyak yang tinggal di wilayah Malaysia terutama di Negeri Selangor, Kuala Selangor, Tanjung Karang, Sabak Bernam, Banting dan Sepang. Ada sebagian penduduk yang masih mempertahankan kebudayaan dan adat jawa dalam berperilaku walaupun tidak secara keseluruhan. 

Penduduk Suku Jawa mulai datang ke Malaysia sejak tahun 1900-an. Orang yang berdomisili di Malaysia sudah menjadi bagian dari negara tersebut. 

3. Cocos Island
Cocos Island yang disebut dengan Pulau Cocos ini hanya memiliki luas sekitar 14 kilometer persegi.  Pulau ini terletak di Lautan Hindia yang beribukotakan West Island. Sebagian besar penduduk yang tinggal di area ini berasal dari Suku Jawa yang berjumlah sekitar delapan puluh persen. Mereka dibawa oleh bangsa Inggris sejak abad ke-19 dan mereka memang dipekerjakan sebagai pekerj perkebunan pada masa itu. 

Bahkan, logo yang digunakan oleh kepulauan ini benar-benar menggunakan bahasa indonesia dengan jelas. Cocos Island merupakan kepulauan yang memiliki sebagian besar karang dan koral yang indah. Wah, ternyata Cocos Island banyak diduduki suku Jawa ya!

4. Nouvelle Celedonie
Nouvelle Celedonie biasa dijuluki dengan nama Kaledonia Baru yang beribukota Nourmea. Penduduk negara ini sebagian besar juga terdiri dari Suku Jawa.  Letak pulau ini berada di bagian selatan Samudra Pasifik. 

Kedatangan suku Jawa ke tempat ini karena mereka berasal dari pegawai kontrak untuk mencari kehidupan yang lebi baik. Akan tetapi di zaman sekarang ini para pemuda disana hanya bisa berbahasa Perancis dan tidak dapat berbahasa Jawa lagi.

5. Republik Suriname
Tempat ini terletak di sebelah selatan Benua Amerika. Negara ini merupakan bekas jajahan kolonial Belanda. Pada masa itu, wilayah ini masih dijuluki dengan Guyana Belanda. Di sebelah bagian barat, wilayah ini berbatasan dengan Guyana, sedangkan di sebelah timur berbatasan dengan Guyana Perancis. 

Di Suriname, jumlah penduduk yang merupakan etnis Jawa sebanyak 75 ribu jiwa antara tahun 1890 sampai tahun 1939. Hingga saat ini sebanyak lima belas persen penduduk menggunakan bahasa Jawa di dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, pejabat-pejabat penting yang ada di dalam pemerintahan sebagian besar juga banyak diduduki oleh orang-orang keturunan Jawa.

Ternyata bahasa Jawa tidak hanya dikenalkan di wilayah sekitar saja tetapi juga dikenal di beberapa wilayah internasional. Bahasa Jawa ini menunjukkan bahwa budaya Indonesia juga layak dikenalkan di dunia internasional. (chandra WH)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top