Pilihan Makanan Unik Khas Indonesia Dibulan Ramadhan

Makanan khas Indonesia ini ternyata juga ada yang musiman. Di bulan ramadhan, makanan ini sering eksis. Terkadang saat kita makan-makanan khas Indonesia ini membawa susana saat berbuka bersama dengan keluarga. 

Pastinya, makanan-makanan ini membuat kita selalu rindu dengan bulan Ramadhan. Bagi anda yang sekarang berada di daerah perantauan dan belum mudik, jangan sedih dulu. 

Untuk melepas semua kesedihan sementara, kita lihat-lihat dulu makanan unik khas Indonesia yang hanya dapat dijumpai di Bulan Ramadhan yuk!

1. Kerupuk Ojay
Kerupuk Ojay sering juga dijuluki dengan kerupuk mie oncom. Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, kerupuk ini diartikan sebagai kerupuk berenang. Sebelum makanan modern mulai menjamur, makanan ini seperti menjadi makanan wajib yang ada di wilayah parahyangan. Kerupuk ini bewarna kuning dan disajikan dengan kuah oncom serta sambal yang rasanya nendang. 
Biasanya kerupuk berdiameter 10 sampai 15 cm ini disajikan hingga kuahnya benar-benar meresap sampai teksturnya menjadi lembek. Kerupuk ini terbuat dari bahan mie kuning yang disangrai atau digoreng. Kuahnya pun sederhana karena terbuat dari bahan-bahan seperti cabai, serai, kencur, serai dan oncom atau tempe yang dijamurkan. 

Rasa dari kerupuk ini menjadi asin manis saat diguyur dengan kuah oncom. Selain itu, lebih nikmat jika ditambah kuah sambal agar lebih pedas. Makanan khas Sunda ini biasanya dibandrol dengan harga 5.000 – 10.000 rupiah saja per porsinya.

2. Mie Glosor
Jika kita berkunjung ke Bogor saat bulan ramadhan, rasanya tidak afdol jika tidak mencoba mie glosor. Pada umumnya, mie glosor hampir sama dengan mie kuning biasa. Perbedaannya terletak pada bahan bakunya saja. Mie kuning biasa terbuat dari bahan dasar tepung terigu sedangkan mie glosor terbuat dari bahan dasar tepung sagu atau yang biasa disebut dengan aci. 
Warna kuning pada mie dihasilkan dari warna kunyit. Proses pembuatannya cukup mudah dan sederhana. Mie kuning ditumis dengan sayuran kol yang dipotong kecil-kecil dengan bumbu rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah dan merica. Pembuatannya mirip dengan mie goreng. Bedanya, mie glosor disajikan dengan sambal kacang pedas yang menjadi toping mie yang lezat. Mie glosor biasa disajikan dengan tempe goreng, bakwan atau gorengan. Harga Mie Glosor ini antara Rp 5.000 – Rp 7.000 per porsinya.

3. Sate Susu
Satu-satunya kuliner khas Ramadhan terunik di Bali adalah Sate Susu. Rasanya aneh mungkin ya kalau mendengar susu dibuat menjadi sate? Tapi, sate susu ini memang benar adanya. Sate ini memang dibuat dari bagian susu sapi itu sendiri. Selain itu, sate susu ini berkhasiat bagi tubuh yaitu menambah stamina dan tenaga. 
Jadi, sate susu ini memang sangat cocok dikonsumsi sebagai makanan berbuka puasa karena dapat memulihkan energi yang terkuras selama berpuasa. Biasanya sate susu ini dihidangkan bersama sambal plecing khas Bali yang mampu menambah selera makan kita. Wah, jadi penasaran kepingin coba ya? Untuk membeli seporsi sate susu ini, kita hanya mengeluarkan kantong 15.000 sampai 20.000 rupiah saja.

4. Pakat 
Ada Tapanuli ada sayuran Pakat. Sayuran ini memang disajikan pada waktu bulan ramadhan khususnya di wilayah Tapanuli saja. Makanan ini diolah dari rotan. Tapi, anda jangan berpikiran sayuran ini terbuat dari rotan yang biasa dipakai anyaman atau kursi ya? Karena rotan yang digunakan untuk sayuran Pakat ini adalah rotan yang masih muda sehingga rotan masih terasa lunak dan dapat dimakan. 
Rotan muda yang hendak dimasak biasanya dipotong kecil-kecil berbentuk dadu berukuran 1 cm. Lalu potongan rotan muda itu dibakar diatas tungku selama satu jam. Setelah dibakar, rotan muda ini disajikan bersama kuah santan. 

Artikel ini bersumber dari warnanusantara.com. Makanan Indonesia memang tidak hanya memiliki kekayaan rempah-rempahnya saja melainkan memiliki kekayaan tradisi khususnya di bulan ramadhan. Tapi, perlu diingat bahwa berbuka puasa jangan sampai berlebih-lebihan dalam mengkonsumsi makanan ya! (Chandra WH)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top