Nama Makanan dan Camilan Khas Indonesia ini Dijamin Membuat Anda Tertawa

Indonesia kaya akan rempah-rempah sehingga kuliner nya pun juga bermacam-macam. Tahukah anda bahwa bangsa Indonesia juga sangat kreatif dalam menamai beberapa makanan dan camilan khas daerah mereka.

Nama-nama camilan khas Indonesia ini memang terdengar cukup aneh bahkan ada pula yang membuat kita tertawa. Mari kita simak beberapa makanan dan camilan Indonesia yang bikin anda tertawa.

1. Nasi Kentut
Melihat nama makanan ini, apakah anda masih sanggup memakannya? Eits, tapi jangan menilai makanan dari namanya dulu. Makanan khas Medan ini bukan makanan yang bisa mengeluarkan kentut lho, melainkan makanan tradisional yang biasanya dibungkus dengan daun kentut. Daun kentut yang biasa disebut Daun Kasembukan ini memiliki aroma yang khas. Jangan salah! Daun Kasembukan ini memiliki khasiat yang sangat bagus bagi pencernaan tubuh kita. Selain itu, daun kasembukan juga dipercaya menambah selera makan. 
Selain Daun Kasembukan, Nasi Kentut biasanya disajikan bersama tempe medoan, ikan pepes, lalapan serta aneka sambal seperti sambal goreng, sambal hijau dan pilihan sambal lainnya. Anda cukup mengeluarkan biaya lima ribu sampai dua belas ribu rupiah untuk menyantap seporsi Nasi Kentut. Bagiamana? Anda pasti ingin mencobanya kan?

2. Kerupuk Melarat
Mendengar namanya saja sudah miris ya? Tapi anda jangan membayangkan setelah memakan kerupuk ini hidup anda akan melarat. Anda salah besar. Kerupuk Melarat ini dibuat dari bahan tepung tapioka. Bentuknya pun bermacam-macam seperti kotak, bulat atau tidak beraturan.
Pembuat Kerupuk Melarat biasanya menambahkan pewarna kue untuk memberikan warna-warna mencolok pada kerupuk ini. Kenapa dinamakan Kerupuk Melarat? Alasannya, kerupuk ini tidak digoreng dengan menggunakan minyak goreng melainkan menggunakan pasir yang sudah dibersihkan dengan cara diayak terlebih dahulu. Kerupuk ini cocok dibawa sebagai oleh-oleh khas Cirebon. 

3. Kerupuk Upil
Anda jangan membayangkan kalau kerupuk ini terbuat dari upil. Ini hanya namanya saja. Kerupuk ini hampir sama dengan Kerupuk Melarat khas Cirebon. Perbedaannya terdapat pada bentuk, ukuran dan warnanya saja. Kerupuk upil berbentuk panjang, bulat dan sangat kecil. Karena bentuknya yang sangat imut itulah orang-orang menyebutnya kerupuk upil. 
Warna kerupuk upil bermacam-macam ada yang merah, kuning dan putih. Anda akan menemukan kerupuk ini jika berkunjung di beberapa wilayah Jawa Timur seperti: Mojokerto, Sidoarjo, Malang dan Surabaya. 

4. Sate Kere
Sate Kere ini merupakan makanan khas Solo. Kere dalam Bahasa jawa berarti jatuh miskin. Jangan menganggap sate ini dibuat dari bahan-bahan seadanya karena jatuh miskin ya! Sate Kere ini bisa menggoda selera anda. Pasalnya, sate ini dibuat dari tempe gambus dan jeroan sapi yang ditambahkan pelengkap bumbu kacang diatasnya. 
Tempe gambus dibuar dari ampas tahu yang biasa disebut dengan Tempe Menjes di wilayah Jawa Timur. Nama Sate Kere memiliki sejarah yang kuat karena dahulunya sate ini merupakan sate orang miskin. Sate ini merupakan simbol perlawanan rakyat jelata terhadap kaum bangsawan di saat itu. Kini, Sate Kere dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa memandang status ekonomi mereka karena sate ini memiliki cita rasa yang lezat dan unik bagi semua penikmat kuliner.

5. Sayur Babanci 
Sayur Banci khas betawi ini biasa juga disebut ketupat Sayur Babanci. Melihat dari namanya, bukan berarti setelah memakan sayur ini anda menjadi ngondek ala banci kaleng loh ya!. Nama sayur babanci ini diambil dari ‘jenis’ sayur yang tidak diketahui kejelasannya. Dianggap kare salah, soto juga bukan sehingga dianggap sayur babanci. 
Tapi, ada juga orang yang beranggapan bahwa nama sayur ini diambil dari  perpaduan kata babah dan enci karena dulunya, masakan ini dibuat oleh para golongan Betawi-Tionghoa. Hidangan sayur ini sudah sangat langka dan biasanya disajikan pada saat festival, pesta kuliner atau perayaan ulang tahun Jakarta.

Tak ada salahnya jika anda mencoba makanan-makanan ini tanpa harus membayangkan namanya terlebih dahulu karena camilan dan makanan diatas juga tak kalah enaknya. (Chandra W H) 


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top