Trik Agar Naskahmu Lolos Sampai ke Penerbit

Jika kamu melihat buku-buku yang terpajang di toko, tangan-tanganmu pasti ingin menulis naskah baru agar karyamu bisa bersanding dengan mereka. Terkadang kalian berpikiran kalau hal tersebut tidak mungkin. Untuk lolos ke penerbit dibutuhkan proses yang sangat sulit. Berhentilah untuk berpikiran negatif seperti itu karena ada trik agar naskahmu lolos sampai ke penerbit.

1. Mulailah dengan gemar membaca 
Untuk bisa mulai menulis, tentunya kalian harus gemar membaca. Ini hukumnya wajib karena rasanya egois kalau karyamu ingin dibaca orang lain tetapi kamu sendiri tidak suka membaca tulisan orang. Bacalah novel-novel yang sesuai dengan jenis kesukaanmu misalnya romance, fantasi, horor atau misteri. Kamu akan mendapatkan ide-ide baru setelah membaca novel-novel yang kamu sukai. Contohnya: saat kamu gemar membaca novel fantasi, kamu pasti akan mendapatkan ide baru yang bisa dituang dalam novel baru yang akan kamu tulis.

2. Catatlah idemu hingga menjadi sebuah outline
Manusia tidak pernah jauh dari sifat pelupa. Mungkin kamu sering mengalaminya ketika mendapatkan ide baru namun ide itu hilang begitu saja saat kamu bangun tidur. Tak ada salahnya membawa notes kecil dimana-mana untuk mencatat ide-ide yang keluar begitu saja. buatlah outline atau kerangka paragaraf sederhana di dalam notesmu setiap bab nya sehingga kamu bisa mengembangkan kerangka itu sewaktu-waktu. 

3. Gunakan teknik cabang pohon untuk membuat kalimat yang efektif dan tetap tidak keluar topik.
Contoh kalimat yang ada di outline mu tertulis: 
Bab 1
A. Rosalia menemukan sebuah kendi yang diduga sebagai harta karun
B. Kendi itu merupakan bagian dari kekuatan Ratu Anjani yang hidup di masa kerajaan.
C. Para pemburu yang serakah mencari kendi itu sebagai aset utama untuk memperluas bisnis mereka
Nah, kamu bisa mengembangkan tiga kalimat itu menjadi tiga paragraf seperti memberi cabang pada tiga kalimat itu. Teruskanlah memberikan cabang pada setiap kalimat hingga menjadi pohon kalimat yang utuh
Contoh: 
Rosalia menemukan sebuah kendi yang diduga harta karun. Ia menemukannya tepat di hutan belakang sekolah. Ia terkejut saat menemukan tulisan aneh tertulis di ujung kendi itu (dan, seterusnya.)
Kendi itu merupakan bagian dari kekuatan Ratu Anjani yang hidup di masa kerajaan. Benda itu mengungkap rahasia besar di balik terbunuhnya Ratu Anjani di laut utara. Kekuatan yang ada di kendi itu sepertinya mempengaruhi Rosalia mencari jawabannya (dan seterusnya..)
Para pemburu yang serakah mencari kendi itu sebagai aset utama untuk memperluas bisnis mereka. Menurut mereka, kendi itu menyimpan nilai sejarah yang tinggi sehingga pasti mahal jika dijual. Mereka mengincar keberadaan Rosalia karena mereka tahu bahwa gadis itulah yang menemukan kendi tersebut (dan, seterusnya)

Buatlah kalimat yang dapat mempengaruhi pikiran pembaca agar pembacamu tidak berhenti mengikuti kisahmu sampai akhir. Tambahkan percakapan sesuai dengan karakter dan tokoh yang kamu ciptakan. Ciptakan karakter yang kuat sehingga kamu lebih enjoy saat menulis dialog. Hindari percakapan yang tidak sesuai dengan karakter. Contohnya: Rosalia dalam cerita kamu gambarkan gadis tomboy. Nggak mungkin kan dia bilang, “Aku suka mawar ini, mirip seperti gaun yang kukenakan saat ini.” Editor pasti malas membaca ceritamu jika ada kesalahan seperti itu dan enggan meloloskan ke penerbit.

4. Ikutlah komunitas penulis baik online atau secara langsung
Mengikuti komunitas penulis memudahkanmu bertemu dengan penulis berpengalaman. Kamu bisa sharing ilmu dan ide dengan penulis lain. Selain itu, kamu juga dapat wawasan tentang bagaimana meluluhkan hati sang editor dari penulis-penulis yang sudah berpengalaman. Kamu bisa meminta komentar dan pendapat tentang cerita yang sudah kamu tulis. Dengan banyak komentar dan pendapat dari mereka, kamu bisa memperbaiki tulisanmu semakin bagus. 

5. Jangan hanya sekali mengirimkan ke penerbit
Teruslah perbaiki dan kirim naskahmu lagi. Jangan putus asa. Jika kamu kirimkan naskahmu sesering mungkin, editor lama-lama pasti hafal dengan karyamu dan ada kemungkinan meloloskan karyamu seiring berjalannya waktu. Editor bisa saja senang melihat rasa semangatmu dan melihat perubahan gaya tulisanmu yang terus berkembang. (Chandra)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top