Tips Berikut Ini Bisa Membuatmu Terhindar Dari Penipuan Olshop

Di era yang serba canggih dengan segala kemudahannya saat ini membuat beberapa orang memilih hal yang lebih praktis. Alasan kesibukan serta jauhnya tempat barang ataupun makanan yang dijual membuat sejumlah orang memilih membeli barang secara online. Selain lebih mudah kita juga bisa menggunakan waktu untuk pekerjaan yang lebih produktif lainnya.

Sayangnya hal tersebut sering dikotori oleh adanya oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Karena interaksi yang dilakukan secara online pelaku bisa dengan mudah menghilang dan tidak terendus kabarnya, sementara kamu harus gigit jari karena merasa tertipu. 
Agar kamu terhindar dari hal itu, tips berikut bisa membantumu membedakan Olshop yang baik dan tidak.

1. Harga murah selalu menggiurkan, tapi kamu yakin barangnya tidak murahan?
Siapa yang tidak akan tergiur oleh harga super miring dengan pilihan baju atau tas yang mencolok mata karena bagusnya. Tidak hanya itu diskon pun dibandrol dari harga asli sekian menjadi sekian kali lebih irit. Tapi jangan tergiur dulu, kamu harus pastikan gambar yang diposting oleh penjual tersebut realpic atau yang berasal dari model-model Korea. 

Kenapa harus melihat seperti itu? Karena jika harganya sangat murah, bisa saja ketika kamu membeli dan menerima barangnya, baju yang kamu pesan ternyata tipis dan tidak sesuai ekspektasi. Selanjutnya kamu pasti merasa malas memakainya dan itu tentu sudah membuang-buang uang. Jadi, agar tidak tertipu, lihat gambarnya terlebih dahulu, juga apakah reseller olshop tersebut bisa menunjukkan barangnya lewat realpic hasil jepretan kamera pribadi.

2. Lihat situs atau fanspage mereka, crossceck tipu-tipu atau tidak?
Beberapa online shop biasanya memiliki website atau fanspage di sosial media. Langkah pertama, kamu bisa crosscheck terlebih dahulu sebelum membeli, apakah olshop tersebut bisa bagus atau hanya abal-abal. Lihat kronologi mereka, apakah ada pemesan yang barangnya tidak sampai, olshop yang bagus biasanya mendapat testimoni menyenangkan dari pelanggan. Kamu juga bisa tanya-tanya pada orang-orang yang pernah pesan di tempat tersebut. Apakah olshop tersebut dapat dipercaya atau tidak. 

3. Pengguna rekening bersama jauh lebih aman
Jika kamu merasa kurang percaya dengan penjual olshop tersebut, pilihan ini bisa menjadi alternatif. Dengan adanya rekening model ini artinya uang yang kamu transfer ada di pihak kedua dan begitu barang kamu terima oleh pihak kedua tersebut akan dikirim ke pengirim. Hal ini lebih aman.

4. COD saja! Ketemuan dan barang pun berpindah tangan.
Cash on Demand atau yang sekarang lebih dikenal dengan istilah COD merupakan bentuk penjualan yang lebih aman. Hanya saja kamu harus menyisihkan sedikit waktu untuk melakukan transaksi secara langsung dengan penjual. 

Ada beberapa keuntungan melakukan transaksi lewat COD. Kamu bisa memeriksa barang, semisal yang kamu pesan adalah handphone, apakah ada cacat atau tidak. Selain itu kamu juga bisa lebih lega karena barang lebih cepat ada di tangan dan meminimalisir adanya penipuan. Jika si penjual berada satu daerah dengan kamu, kemudian menolak melakukan COD kamu patut untuk curiga.

5. Tanpa bukti yang kuat kamu sama saja dikatakan pembohong.
Jika kamu sudah melakukan transaksi dengan pihak penjual, ada baiknya untuk menyimpan bukti transfer bank juga screenshot chatting serta obrolan kamu via telepon. Hal ini hanya sekadar antisipasi apabila pihak penjual belum juga mengirimkan barangnya hinga hitungan bulan, bukti tersebut bisa kamu gunakan untuk menuntut hak kamu atas barang yang dibeli. (Ko Chandra) 


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top