Kreasi Klepon Menjadi Klepop, Kue Tradisional Mendunia

Siapa yang tidak kenal dengan makanan imut-imut khas tradisional bernama Klepon. Yak, klepon adalah kue dengan bahan dasar ketan, dibentuk bulat bulat. Dalam nya diisi dengan gula merah cair panas dan di atasnya di taburi toping kelapa parut. 

Perpaduan rasanya yang manis dari gula merah dan gurih dari adonan nya membuat klepon pas banget buat dijadiin teman ngeteh dan ngopi, pagi maupun malam.

Tapi klepon yang satu ini bukanlah klepon biasa. Ini namanya Klepop!  Yuk kita bahas lebih lanjut tentang cemilan menggiurkan ini !

Apa sih Klepop ?

Klepop adalah singkatan dari Klepon Ngepop. Klepon ini beda dari klepon-klepon yang dijual di tukang kue putu. Klepop ini adalah klepon dengan berbagai rasa Internasional dan juga memadukan dengan yang tradisional yang udah pasti enak deh. Klepon terdiri dari 7 filling yaitu : coklat, coklat putih, keju, daging, blueberry, greentea, dan original. Toping klepop juga beda-beda loh, nih dia :
1. Coklat topping  oreo
2. Coklat putih topping kacang
3. Keju topping keju
4. Daging sapi topping abon
5. Blueberry topping regal
6. Greentea topping wijen
7. Original (gula merah)  topping kelapa
Asal muasal Klepop
Klepop pertama kali dibuat oleh seorang anak SMK Kejuruan Pastry bernama Panji yang sedang menghadapi ujian sekolah yang mengharuskan nya membuat sebuah makanan yang bertemakan variasi antara makanan tradisional dengan rasa internasional. Tercetuslah ide membuat klepop. Setelah lulus dari sekolah, dia iseng-iseng membicarakan dengan saudara dan teman nya. Mereka sepakat untuk mengangkatnya menjadi bisnis.

Akhirnya 4 orang yang terdiri dari Panji, Dimas, Yayie dan Fikri ini membuat bisnis kecil-kecilan dengan membuat klepop ini. Tak disangka ternyata pesanan yang datang melebihi ekspektasi mereka. Namun, karena mereka juga mempunyai kegiatan utama seperti kerja dan masih ada yang kuliah, mereka tidak bisa terlalu banyak mengambil pesanan, harus di manage per hari nya.
Usaha Klepop
Usaha klepop bukan nya mudah. Mengumpulkan re-seller dari saudara, teman dan kerabat juga tidaklah mudah. Namun, tidak mudah bukan berarti tidak bisa. Dengan modal seadanya, bahkan menggunakan rumah Dimas sebagai rumah produksi, mereka  melakukan sebisa mungkin. Dalam jangka wakttu 3 bulan, mereka hanya mempunyai 3 re-seller itu pun saudara sepupu semua. 

Biarpun kecil-kecilan, tidak membuat mereka pantang menyerah selama setiap hari masih ada order yang masuk dan mereka masih dipercaya untuk berkarya melalui tangan mereka untuk menghasilkan makanan yang disukai oleh orang banyak.

Selama menjalani usahan klepop tidak pernah mereka bisa tidur di bawah jam 3 pagi. Setiap hari mereka melakukan kegiatan masing-masing seperti kerja dan kuliah, sepulangnya mereka langsung berkumpul di rumah Dimas untuk mulai membuat klepop. Besoknya mereka harus berangkat kerja sambil mengantarkan pesanan-pesanan customer.

“Mas, apa gak capek?” 
“Capek nya kebayar saat gue liat senyum di muka customer gue karna makan kue yang gue bikin. Ini bukan Cuma tentang bisnis, ini tentang kepuasan ngeliat orang seneng karna bisa makan dan suka sama kue yang kita bikin pake keringet kita sendiri” Tutur Dimas.

Promosi Klepop
Jaman sudah canggih, media online dimana-mana. Promosi yang dilakukan bukan hanya dari mulut ke mulut namun juga melalui media social seperti path, intsgram, whatsapp dan lain-lain.
Promosi klepop juga dimulai dengan membagikan sampel di tempatnya bekerja dan kuliah masing-masing.

Klepop di produksi di kediaman Dimas di Jalan Palbatu Kecamatan Tebet Jakarta Selatan loh. Kamu tertarik untuk mecobanya? (DL)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top