Destinasi Kuliner Murah dan Khas Jogyakarta

Jika berlibur ke Jogyakarta, tidak afdal rasanya hanya sekedar berkunjung ke beberapa tempat wisata tanpa menikmati kulinernya. Tidak perlu khawatir soal makanan, sebab Jogya memilki beberapa tempat untuk makan. Tempat tersebut banyak dijumpai, sederhana, harga terjangkau, dan memiliki variasi jenis makanan. Sangat cocok bagi anda pecinta kuliner. Dengan harga yang terjangkau, anda dapat mencoba beberapa kuliner yang terdapat di Jogya. Uniknya, anda tidak akan kehabisan isi dompet. 

Beberapa tempat makan yang mudah dijumpai di Jogya ialah sebagai berikut.
1. Angkringan
 Angkringan merupakan tempat makan yang terdapat di pinggir jalan. Angkringan ini mudah ditemui di beberapa jalan di Kota Jogyakarta. Angkringan ini berupa tempat makan dengan gerobak. Angkringan ini biasanya terdapat di malam hari. Meski berada di pinggir jalan, tetapi peminatnya sangat banyak, terutama para mahasiswa. Sebab, Jogyakarta memang Kota pendidikan. Nggak ke Jogya, kalau nggak tau dan belum mencoba menikmati makanan di angkringan. 
Di angkringan, anda dapat menemukan beberapa makanan, seperti nasi kucing, tempe bacem, telur tusuk, dan lain-lainnya. Makanan itu akan terasa nikmat jika dilengkapi dengan beberapa minuman, seperti jahe wangi, susu jahe, te hangat, dan lain-lain. Anda akan menikmati makanan itu dengan makan sambil lesehan jika tempat duduknya terbatas. Jadi, jangan heran ketika anda melihat beberapa kelompok mahasiswa memilih duduk lesehan sambil menikmati susana malam Jogyakarta.

2. Burjo
Burjo juga salah satu tempat makan yang akan anda temui. Apalagi oleh kalangan mahasiswa. Agak berbeda dengan angkringan, burjo merupakan warung makan yang sudah buka dari pagi. Kebanyakan burjo buka selama 24 jam. Burjo merupakan singkatan dari bubur kacang hijau. Tetapi, anda jangan heran jika anda tidak menemukan bubur kacang hijau di burjo. 
Ternyata, sejarahnya burjo dahulunya memang menjual bubur kacang hijau sehingga diberi nama demikian. Tetapi, saat ini tidak dijumpai lagi bubur tersebut meski namanya tetap burjo. Uniknya, burjo ini berasal dari Kuningan atau Sunda. Jadi, para pembeli tidak memanggil mas kepada penjual di burjo tetapi menggunakan panggilan Aa burjo. Ada beberapa makanan yang dapat dipesan di burjo seperti nastel (nasi telur), nasi sayur, magelangan, omlet, orak-arik, mie rebus dan lain-lainnya. Sedangkan minumannya terdapat banyak variasi. 

3. Gudeg
Gudeg merupakan makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah. Gudeg terbuat dari nangka muda yang dimasak santan. Bagi anda yang berpantangan makanan berdaging maka gudeg menjadi makanan paling cocok buat anda pecinta sayur. Sebab, gudeg terdiri dari nasi putih dan beberapa sayur, terutama nangka. Tapi, jika anda menginginkan beberapa lauk dan daging anda juga dapat meminta dan memesannya. 

4. Penyetan dan Geprek
Penyetan atau geprek juga merupakan warung makan yang banyak dijumpai di Jogya. Penyetan biasanya terdapat di pinggir jalan, ada yang berada di warung dan ada juga yang terdapat di pinggir jalan berupa lesehan. Penyetan atau geprek merupakan makanan yang memang dipenyet atau digeprek, biasanya yang dipenyet ialah ayam. Lauk lain sebagai menu ialah ikan, lele, serta diberi beberapa sayur. 
Lauk tersebut akan ditemani oleh cabe sebagai bumbu masakannya. Sensasinya, terdapat warung penyetan atau geprek yang menyediakan beberapa tingkatan kepedasan. Jadi, bagi anda pecinta cabe maka makanan yang satu ini sangat cocok bagi anda. Sebab, anda dapat mencoba beberapa tingkatan pedas untuk merasakan sensasi pedasnya. 

Makanan-makanan tersebut banyak diminati oleh mahasiswa dan para wisatawan disebabkan oleh menjamurnya tempat makanan tersebut, harga yang terjangkau, serta dari tempat makan tersebut anda dapat menikmati langsung suasana Jogya yang indah dan damai. (Luh Sumilir)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top