5 Hal yang Membuatmu Semakin Dekat dengan Mertua

Menikah merupakan suatu momen sakral yang dinantikan banyak orang dalam melepas status lajang selama ini. Menjalin bahtera rumah tangga bersama dengan pondasi cinta dan kasih sayang. Menikah artinya sudah siap menerima kelebihan serta kekeurangan yang dimiliki pasangan. Tak terkecuali dengan keluarga, terlebih orangtua masing-masing.

Tidak dipungkiri jika saat bertemu dengan mertua pasti ada rasa gugup luar biasa, apalagi jika belum terbiasa. Akan selalu timbul pertanyaan, apa yang harus dilakukan? Adanya perbedaan pandangan dan sikap yang disikapi dengan kekanank-kanakan serta kolot hanya akan menimbulkan jurang di antara mantu dan anak. Mengadu pada pasagan pun menjadi pilihan. Namun sejatinya segala persoalan selalu ada cara mencegahnya atau solusidalam menjalin hubungan yang baik dengan mertua. Hal-hal berikut ini bisa membuatmu semakin dekat dengan mereka.

1. Lebih sering berkunjung dan mengajaknya bercanda
Cobalah untuk lebih sering menyambangi mertua, apalagi jika jarak rumahmu tidak terlalu jauh. Ajaklah bercanda yang ringan, mungkin bisa dengan menyalakan televisi lalu berdiskusi dan diselingi guyonan ringan. Hal ini akan membuat suasana yang mulanya tegang menjadi cair dan tentunya melepas stress karena tertawa.

Hal ini baik, apalagi jika mertua tinggal sendiri dan belum mau tinggal bersama mantu. Mereka biasanya sedikit kesepian. Maka dari itu dengan sering berkunjung, apalagi bila sudah memiliki anak akan membuatnya senang.

2. Membawakan oleh-oleh
Membawa buah tanga nketika berkunjung ke rumah mertua terkadang hukumnya wajib. Mertua pasti akan senang meski beliau terkadang berkata, “Jadi merepotkan, makasih lo.” Dari kalimat ini dapat dilihat mertua merasa sungkan, namun senang. Tidak perlu buah tangan yang mahal, membawakannya makanan serta buah itu sudah cukup baik. Atau coba perhatikan baju mertua, jika ada kelebihan uang belikan satu setel pakaian baru.

Hal ini menunjukkan jika kamu adalah mantu yang royal serta tidak merasa terbebani membelikan seseorang. Mantu yang dianggap baik bagi mertua dan merasa anaknya tidak salah memilih pasangan.

3. Bertutur yang sopan dan bersikap santun
Mertua mana yang tidak senang mendapati mantu yang dari cara bertutur begitu baik, sikap santun dan dipuji tetangga betapa beruntungnya beliau punya mantu seperti kamu. Jika kamu berasal dari jawa alangkah elok jika menggunakan bahasa jawa yang halus saat berbicara dengan orang tua, bertutur menggunakan kromo inggil. Pun, punya unggah-ungguh seperti sedikit membungkuk saat akan duduk, serta hal-hal lain.

Sebenarnya ini menyoal kesopanan bagaimana bersikap. Jika sebelumnya belum terbiasa dengan demikian, cobalah untuk mengubahnya sedikit demi sedikit. Tidak lain semua untuk kebaikan dalam rumah tangga. Pun, ada saatnya mengalah atau mengenyampingkan ego.

4. Jangan malas untuk membantu
Saat mendapati mertua tengah kerepotan atau sibuk mengerjakan sesuatu cobalah untuk membantunya walau sedikit. Semisal mendapati beliau tengah sibuk memasak atau menyiapkan sesuatu, cobalah bertanya terlebih dahulu masak apa? Diam-diam langsung membantu.

Atau ketika mertua tengah membenahi talang air, cobalah untuk menyingsingkan sedikit lengan kemejamu. Bantu sebisanya, kalaupun tidak menemukan jalan bisa langsung menghubungi tukang. Dengan demikian mertua akan merasa terbantu dan bersyukur mempunyai mantu seperti dirimu. Jangan menunggu disuruh, cobalah untuk menjemput bola terlebih dahulu.

5. Jalin komunikasi lebih erat dengan mereka
Menjalin komunikasi berarti akan terhubung baik dengan mertua. Mereka adalah orang tua kedua yang harus kamu tanyakan bagaimana kabarnya, apakah sehat, dan sudah makan? Jika lokasi  antara kamu da mertua jauh bisa menggunakan saluran telepon. Selain itu jika bertemu cobalah untuk sedikit menarik sudut bibir. Tersenyum tulus. (Ko Chandra)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top