Game Tradisional yang Bermanfaat Untuk Perkembangan Otak Anak

Game atau permainan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seorang anak. Karena dalam masa pertumbuhannya seorang anak sangat membutuhkan hal-hal yang bersifat hiburan dan santai. Bahkan, belajar pun harus dilakukan dengan bermain, agar anak dengan cepat menangkap apa yang diajarkan. Ada banyak game yang dapat merangsang kecerdasan otak anak. Bukan hanya kecerdasan intelektual-yang diwakili otak kiri, juga kecerdasan emosional-yang diwakili otak kanan. Game dibutuhkan untuk menyeimbangkan kecerdasan otak kanan dan otak kiri anak. Namun, tidak semua game memiliki fungsi seperti itu. Game yang dikategorikan sebagai penyeimbang otak kanan dan otak kiri adalah game yang didalamnya terdapat manfaat untuk pengasahan otak kanan dan otak kiri, baik yang sedikit maupun banyak.

Game seperti itu sebenarnya dapat ditemukan dengan mudah, bahkan sudah ada sejak zaman nenek moyang kita dahulu. Berikut beberapa permainan yang berfungsi untuk menyeimbangkan kerja otak kanan dan kiri:

1. Ular tangga
Permainan ini merupakan permainan yang menggunakan papan, biasanya dimainkan oleh dua anak atau lebih. Permainan ular tangga ini sudah ada sejak tahun 1870. Di dalam wikipedia dijelaskan, papan permainan ular tangga dibagi ke dalam kotak-kotak kecil dan di beberapa kotak digambar sejumlah tangga atau ular yang menghubungkan dengan kotak yang lainnya. Permainan ini dapat dilihat pada gambar berikut:
Manfaat game ini bagi keseimbangan otak kanan dan kiri adalah:
a. Untuk otak kiri, game ini melatih anak untuk menghafal nomor, berlatih penjumlahan, mengenali angka, dan sebagainya.
b. Untuk otak kanan, game ini melatih emosi dalam berkompetensi. Anak dapat belajar dan berusaha untuk memperjuangkan sesuatu dengan semangat.

2. Petak Umpet
Permainan ini sudah jarang sekali ditemukan pada zaman modern seperti sekarang ini. Permainan ini bisa dimainkan oleh dua orang atau lebih, jika ingin permainan lebih seru. Permainan ini tidak hanya mengasah otak, tetapi juga melatih fisik anak.
Manfaat game:
a. Untuk otak kiri adalah mampu mengasah kemampuan analisa anak, melatih anak untuk merancang taktik, mencari atau mendeteksi keberadaan teman yang bersembunyi, dll.
b. Untuk otak kanan, melatih anak mencari strategi untuk bersembunyi atau kreativitas dalam mencari tempat, dll.

3. Yoyo
Permainan ini termasuk permainan tradisional yang masih eksis hingga saat ini. Bahkan, ada serial kartun yang menggunakan yoyo sebagai tema cerita. Permainan ini menggunakan sebuah alat yang diberi nama yoyo. Biasanya terbuat dari plastik, kayu ataupun logam. Alat ini terdiri dari dua buah cakram yang berukuran sama, yang dihubungkan menggunakan sebuah tali yang dililit antara kedua cakram.
Manfaat game ini:
a. Untuk otak kiri, anak akan dilatih untuk berpikir mengenai teknik-teknik dalam memainkan yoyo, dapat melatih logika sang anak, dll.
b. Untuk otak kanan, dengan bermain yoyo anak dapat belajar untuk berimajinasi bagaimana cara memutar yoyo, serta belajar menciptakan aneka gerakan-gerakan saat memutar yoyo.

Tiga game diatas hanyalah beberapa game yang bermanfaat untuk menyeimbangkan kerja otak anak. Masih banyak game lainnya yang bisa Anda (orang tua) ajarkan ada anak. Jangan biarkan anak Anda menghabiskan waktu dengan permainan-permainan yang terdapat pada gadget. Ajarkan juga anak Anda bermain permainan tradisional seperti diatas. Bukan tidak boleh memainkan permainan yang ada di gadget. Permainan di gadget ataupun permainan tradisional, sama-sama memiliki sisi baik dan sisi buruknya. Anda sebagai orang tua harus bisa memilihkan permainan mana yang baik atau tidak bagi anak Anda. 


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top