Fakta Tragis Dibalik Kematian Irma Bule

Sudah bukan berita asing lagi bagi media pemberitaan lokal maupun internasional mengenai meninggalnya Irma Bule yang dipatok ular ketika sedang melakukan pekerjaannya sebagai penyanyi dangdut dihajatan pernikahan di daerah Karawang.

Irma Bule yang saat itu sedang menyanyikan lagu kedua, meninggal tidak lama setelah melakukan perfom nya di atas panggung seperti yang biasa dilakukan. Irma bule sempat dibawa kerumah sakit, namun rumah sakit pertama tidak menerima nya dan harus dirujuk kerumah sakit lain. Namun belum sempat ditangani oleh doker, Irma bule sudah pergi meninggalkan dunia untuk selama-lamanya. 

Berikut ini beberapa fakta dan pelajaran yang dapat kita ambil dibalik kematian Irma Bule.

1. Ular belum jinak
Sebelum naik ke atas panggung, pawang ular yang saat itu menangani ular yang akan dipakai oleh Irma bule manggung berkata bahwa ular tersebut belum jinak, namun Irma bule tidak mendengarkan dan tetap melakukan performa nya di atas panggung. Ular tersebut yang memang belum jinak tanpa sengaja terinjak oleh Irma bule saat melakukan aksinya, itulah hal yang membuat akhirnya ular tersebut menggigit nya di bagian paha sebelah kanan.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran bahwa kita harus mendengarkan perkataan orang yang lebih paham mengenai sesuatu. Mendengarkan nasihat baik tidaklah pernah ada salahnya.

2. Irma tetap professional 
Selayaknya orang yang terkena serangan tergigit ular apalagi jika sedang bernyanyi, orang tersebut akan langsung panik dan tidak melanjutkan bernyanyinya. Namun hal demikian tidak dilakukan oleh Irma Bule. Setelah di gigit ular, Irma Bule tetap bersikap professional dan melanjutkan bernyanyi.

Dari hal ini bisa kita ambil pelajaran bahwa profesionalitas adalah hal utama dalam melakukan pekerjaan. Banyak sekali orang terutama wanita, pada saat bekerja tidak bisa menjadi professional dengan alasan keluarga, moody dan sebagainya. Padahal, hidup adalah pilihan, dan setiap pilihan selalu ada resiko, tidak ada pilihan di dunia ini yang ‘risk free’. Jadi jika kita sudah memilih untuk menjalani sebuah pekerjaan, segala resiko nya harus ditanggung tanpa terkecuali.

3. Gaji Irma hanya 500ribu rupiah
Seperti pada point sebelumnya, setiap pilihan selalu ada resikonya. Dan Irma sudah memilih untuk memiliki pekerjaan sebagai penyanyi yang mempunyai ciri khas membawa ular pada saat tampil. Namun, resiko yang Irma Bule ambil dengan mempertaruhkan nyawa nya hanya dibayar sekitar Rp 500.000 rupiah. Bahkan jika pada saat itu Irma bule tidak meninggal, uang sebesar Rp 500.000 tidak akan cukup untuk mengobati lukanya akibat terkena gigitan ular.

Dari hal ini kita bisa ambil pelajaran bahwa setiap kita memilih sebuah pekerjaan, pikirkan dan perhitungkan dengan matang resiko terburuk yang akan dihadapi dan juga apakah yang kita dapatkan dari pekerjaan tersebut layak dengan besarnya resiko yang dihadapi.

4. Irma bertingkah aneh sebelum meninggal
Menurut kesaksian Maman – paman Irma bule – 2 hari sebelum meninggal Irma bersikap aneh, dia bersikap baik sekali dengan paman nya, tidak seperti biasanya. Bahkan Irma menyarankan agar pamannya mewarnai rambut dengan warna coklat bukan hitam.

Pelajaran yang kita dapat dari hal ini adalah setiap manusia pasti akan pergi menghadap Yang Maha Kuasa, tidak tahu kapan, dimana dan bagaimana cara – Nya memanggil kita. Namun satu hal yang harus selalu kita ingat adalah selalu bersikap baik kepada semua orang, niscaya ketika kita harus pergi meninggalkan dunia untuk selamanya, kita akan dikenang sebagai orang yang baik. (Dwinta)


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top