Anak-Anak ini Berprofesi Layaknya Orang Dewasa

Setiap orang pasti menginginkan profesi yang keren menurut impian mereka. Terkadang, profesi yang kita idamkan tidak sesuai dengan target yang kita tentukan. Namun, apa jadinya jika seorang anak-anak sudah menduduki jabatan pekerjaan yang keren? Wah, pastinya anak-anak ini membuat kita semua menjadi iri pada mereka ya? Jika kita membayangkan anak-anak sudah menduduki jabatan tertentu, rasanya susah dipercaya karena anak-anak seharusnya memiliki porsi jam bermain yang bagus layaknya anak-anak lainnya. Tapi, informasi ini pasti membuat kita tercengang karena profesi keren berstatus anak-anak ini memang ada di beberapa negara. Yuk, kita intip informasinya.

1. Guru berstatus anak-anak


Di Kota Rendmond tepatnya di Washington D.C kita menemukan sosok gadis kecil bernama Adora Svitak. Setiap hari ibunya mengantarkannya ke sekolah. Tapi, kita jangan berpikiran bahwa dia akan belajar di sekolah itu karena Adora tidak belajar melainkan mengajari anak-anak lain di tempat itu. Dalam usianya yang menginjak 17 tahun sekarang ini, Adora sudah menjadi guru sejak usia tujuh tahun. Ia adalah gadis yang sangat jenius. Kelebihan yang ia miliki ini membuatnya berhasil menerbitkan buku secara internasional. Buku tersebut berjudul The Flying Fingers yang memuat koleksi cerpen karya Adora dan isi buku tersebut memang ditujukan kepada para pembaca yang ingin jadi penulis dari segala usia. Sejak bayi, Adora menunjukkan kemampuannya di bidang menulis. Menariknya, ia mampu mengetik cepat dalam hitungan 80-112 kata setiap menitnya. Selain itu, Adora juga sudah terbiasa membaca dua sampai tiga buku setiap harinya. Oleh karena itu, ia mampu menyerap semua pengetahuan yang ada. Bagi para netizen, Adora adalah gadis kecil berotak dewasa. Waktu istirahat untuk anak usia Adora adalah jam sebelas malam karena ia harus presentasi dan mengajar setiap harinya. Dia tidak hanya mengajar di Washington, melainkan di China, Hongkong, Vietnam dan Inggris sehingga ia dijuluki Dora The Explorer di dunia nyata. Ia juga sukses mengembangkan tutorial video bagi anak-anak yang dapat di unggah melalui youtube.

2. Walikota berstatus anak-anak


Di Kota Dorset, kota kecil di Amerika Serikat memilih James Tufts menjadi walikota. Dalam acara festival makanan yang diadakan setahun sekali di Kota Dorset, James Tufts berhasil mengalahkan 22 pesaing sehingga ia berhasil menduduki jabatan itu. Cara pemilihan walikota yang tidak lazim tetapi hal itu memang sudah menjadi kebudayaan Kota Dorset. Saat itu, James masih berusia dua tahun dan dilantik menjadi walikota pada tanggal 2 Agustus 2015. Ibunya, Emma Tufts merasa bangga dengan pelantikan tersebut sehingga ia membentuk rumah amal McD. 

3. Pilot berstatus anak-anak


He Yide seorang bocah berkebangsaan Cina berhasil memperoleh gelar terbarunya sebagai pilot termuda di dunia. Ia masih berusia lima tahun saat menjadi seorang pilot. Keberaniannya muncul karena ayahnya mendidiknya dengan sangat disiplin. Pada saat He Yide berusia empat tahun, ayahnya pernah membiarkannya kedinginan di tengah terpaan salju dalam kondisi hanya memakai celana dalam saja. Hal ini menimbulkan kontroversi di dunia netizen karena He Yide juga disuruh melakukan push up beberapa kali dalam kondisi seperti itu. Namun, didikan ayahnya tidak membuat bocah ini takut karena ia berhasil menerbangkan pesawat seorang diri di Beijing Wildlife Park. Ayahnya merasa senang karena penerbangan pertama anaknya itu berhasil. Pihak pesawat mengijinkan He Yide menaiki pesawat itu karena ayahnya rela mengeluarkan uang sebesar £ 3.100 atau 53 juta rupiah agar He Yide dapat khursus belajar menerbangkan pesawat secara pribadi. Atas prestasi He Yide ini, ia dijuluki Eagle Dad.

4 Dokter berstatus anak-anak 


Di India, kita menemukan seorang dokter berstatus anak-anak yang sangat jenius. Akrit Jaswal sudah mampu mengoperasi pasien sejak umur tujuh tahun. Ia pernah mengoperasi seorang anak-anak berusia sembilan tahun. Saat itu jari-jarinya terbakar hampir habis. Tapi, Akrit mampu menyatukannya kembali karena kemampuan IQ nya yang sangat tinggi. Awalnya, ada seorang keluarga yang keadaan ekonominya minim, ia bingung mengoperasikan anaknya karena biaya yang sangat mahal jika dibawa ke rumah sakit. Ia mendengar bahwa di kampung sekitar ada seorang anak yang sangat jenius dalam hal operasi pembedahan. Akhirnya, ia memohon pada Akrit untuk melakukan operasi bedah untuk anaknya. Akrit menyetujuinya dan operasi berjalan dengan lancar. Kegemarannya membaca buku sains dan anatomi sejak usia lima tahun membuatnya ia lebih tertarik mendalami dunia medis. Ia mengobati rasa penasarannya dengan mendatangi beberapa rumah sakit dan menyaksikan sendiri beberapa proses operasi pembedahan. Hal itulah yang membuatnya mampu mempelajari ilmu kedokteran secara otodidak. Pemuda kelahiran 23 April 1993 ini memiliki IQ sebesar 146 dan kecerdasannya sudah diuji dengan para ilmuwan di Inggris. Harapan Akrit adalah ia bisa melanjutkan kuliah S2 nya ke Harvard untuk menemukan solusi penyakit kanker. Di Indonesia, Riana Helmi adalah dokter termuda asal Indonesia yang menduduki dokter termuda kedua setelah Akrit.

Profesi keren berstatus anak-anak tersebut mayoritas dimiliki oleh anak-anak yang memiliki intelegensi tinggi. Namun, tidak ada salahnya jika kita memberi gambaran profesi keren kepada anak-anak kita agar mereka memiliki cita-cita yang terarah. Semoga informasi profesi keren berstatus anak-anak ini menambah motivasi kepada kita bahwa setiap ketekunan pasti akan berbuah keberhasilan.


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top