Muda dan Berbakat, Inilah 6 Desainer Muslimah Indonesia

Pengguna hijab di Indonesia semakin hari kian bertambah jumlahnya. Melihat potensi pasar yang besar, maka tak heran jika jumlah desainer juga semakin banyak, khususnya desainer busana muslimah. Sejak adanya ajang fashion seperti Indonesia Islamic Fashion Fair (ISFF) dan Jakarta Fashion Week (JFW), fashion muslimah Indonesia semakin maju. Tak bisa dipungkiri, negeri ini memang memiliki bergam budaya untuk dieksplorasi khususnya dalam bidang fashion, seperti batik, songket, kain tenun, dan lainnya. Dan hal itu didukung oleh potensi para muslimah Indonesia yang tak perlu diragukan lagi kreatifitasnya dalam merancang busana. Berikut ini 6 desainer muslimah Indonesia yang cantik, muda dan berbakat.



Dian Pelangi
Dian Pelangi
Nama Dian Pelangi pasti sudah tak asing ditelinga para penikmat fashion di Indonesia. Karya-karyanya yang sudah terkenal sampai ke Jordania, Malaysia, London, Kairo dan Australia membuat Dian Pelangi pantas disebut sebagai perancang muda yang paling bersinar saat ini. Stylish dengan motif tie dye dan warna cerah merupakan ciri khas busana rancangan gadis lulusan Ecole Superieur des Arts et Techniques de la Mode (ESMOD) ini. Saat ini, ia juga telah memiliki 4 lini busana, yaitu Dian Pelangi, DP by Dian, Dian Pelangi Bride dan Dian Pelangi Kids.








Ria Miranda
Pemilik brand Riamiranda ini merintis karirnya sejak tahun 2009 dan sukses memperkenalkan karya-karyanya hingga dikenal luas oleh masyarakat. Ia mengaku terinspiasi dari desain furniture Shabby Chic karya Rachel Ashwell dari Inggris. Konsep girly yang feminim, garis-garis dan rajut, serta warna-warna pastel merupakan ciri khas busana rancangan wanita kelahiran Padang ini. Di usia 30 tahunnya, Ria Miranda telah mempunyai belasan outlet yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia hingga Malaysia.

Ria Miranda

Nanida Jenahara Nasution
Jenahara telah bersentuhan dengan dunia fashion sejak kecil, karena ia merupakan anak dari desainer senior Ida Royani. Walaupun demikian, ia tidak menggunakan nama besar ibunya untuk menaikkan popularitasnya. Jehan dan ibunya memiliki selera fashion yang berbeda. Rancangan busananya lebih banyak bertema urban dengan gaya yang asimetris. Hal tersebut menjadikan rancangan Jehan terlihat unik dan tentunya fashionable. Hingga saat ini, ia telah mempunyai 3 label fashion, diantaranya Jenahara, Jenahara Nasution, dan Jenahara by Ida Royani sebagai label kerja sama dengan ibunya.

Nanida Jenahara Nasution

Ghaida Tsurayya
Ghaida mulai melebarkan sayapnya di dunia fashion dengan merilis label GDA pada tahun 2009. Anak sulung dari Aa gym ini berharap bisa berdakwah melalui rancangan baju muslimah. Ciri khas baju rancangannya yaitu didominasi oleh warna-warna pastel yang lembut, sangat sesuai untuk muslimah yang ingin tampil anggun dan feminim. Karya-karyanya telah dipamerkan di sejumlah ajang fashion show, antara lain Jakarta Islamic Fashion Week 2013 dan Indonesia Moslem Fashion Week 2014. Meski tergolong baru, GDA telah memiliki cukup banyak pelanggan setia.

Gahida Tsurayya

Zaskia Sungkar
Kakak dari Shireen Sungkar ini memang melejitkan namanya sebagai aktris dan penyanyi. Namun tak hanya itu, sekarang ia juga dikenal sebagai desainer muda dengan merilis brand HF by Zaskia Sungkar (HF by ZS). Istri dari aktor Irwansyah ini menyadari telah memiliki bakat menggambar sejak kecil dan sekarang ia memutuskan untuk menekuni hobinya tersebut sebagai perancang busana. Zaskia banyak menghadirkan busana sehari-hari diantaranya atasan polos dimana banyak terdapat volume dibagian lengan dan jilbab dengan warna pastel yang simple. Agar baju rancangannya bisa dimiliki tak hanya kelas atas namun juga kelas menengah kebawah, Zaskia menawarkan harga yang bervariatif, yaitu Rp. 300.000 sampai Rp. 700.000 untuk second line dan Rp. 500.000 sampai Rp. 1.300.000 untuk first line. Selain HF by ZS, Zaskia Sungkar juga bekerja sama dengan brand fashion PinkEmma.

Zaskia Sungkar






Fitri Aulia
Fitri Aulia
Syar’i dan stylish, itulah tagline yang diusung oleh gadis yang lahir 25 tahun lalu ini. Fitri selalu konsisten dengan gaya syar’inya yaitu dengan berbusana muslimah yang longgar, jilbab yang terulur hingga dada serta kaus kaki. Bersama dengan suaminya, Fitri Aulia mendirikan brand fashion muslimah KIVITZ. Busana rancangannya banyak mengikuti gaya sang desainer, yaitu maxi dress yang dipadukan dengan cardigan serta pashmina polos yang lebar. Hingga saat ini brand KIVITZ miliknya telah mempunyai sejumlah outlet yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia serta banyak mendapatkan tanggapan positif.

Itulah 6 desainer muda Indonesia yang cantik dan berbakat serta sukses memperkenalkan karya-karyanya di Indonesia dan mancanegara. Hal tersebut membuktikan bahwa Indonesia kaya akan sumber daya manusia yang berpotensi dan penuh kreativitas. Semoga dengan hadirnya para desainer muda tersebut, semakin banyak muslimah Indonesia yang memakai hijab dan berhijrah menuju kebaikan.

Penjahit Pekanbaru 
Penjahit Kebaya di Pekanbaru
Kotak Hantaran di Pekanbaru
kotak hantaran seserahan pernikahan di pekanbaru
Disain Kotak Hantaran di Pekanbaru
Souvenir Pernikahan Murah di Pekanbaru
Jasa Hias Kotak Hantaran di Pekanbaru
Jual Kotak Hantaran di Pekanbaru
Tempat Jual Kotak Hantaran di Pekanbaru
Penjual Kotak Hantaran di Pekanbaru
Jual Kotak Hantaran
Jual Kotak Seserahan


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top