Manakah yang Lebih Baik? Toilet Jongkok Vs Toilet Duduk

Haloo rakyat Indonesia. Biasanya jika anda hendak buang air anda akan memilih tolet duduk atau toilet jongkok? Mungkin sebagian dari anda akan tertawa mendengar hal ini atau bahkan menganggap remeh? Meskipun pertanyaan ini sepele ternyata ini berdampak besar untuk kehidupan kita. Hal ini tentunya mengingatkan kepada anda bahwa hal hal yang terlihat sepele kadang tidak terfikirkan bahwa itu adalah sumber penyakit di masa depan. 
Hmm, tidak dapat dipungkiri bahwa bagaimana pun toilet merupakan sahabat anda di pagi hari. Ada beberapa orang yang lebih memilih toilet jongkok ketimbang toilet duduk karena alasan higienitas maksudnya lebih bersih karena toilet duduk apalagi toilet umum tentunya akan diduduki banyak orang dan tidak higienis lagi tentunya. Akan tetapi sebenanrnya manakah toilet yang lebih baik untuk kesehatan anda? 
Toilet Jongkok Vs Toilet Duduk
1. Dilihat dari faktor higienitas
Jika dilihat dari faktor higienis maka toilet jongkok terpilih sebagai yang lebih higienis dibanding toilet jongkok. Kenapa begitu? karena toilet duduk tentunya permukaannya akan bersentuhan langsung dengan kulit kita. Nah itulah yang menjadi masalahnya, jika toilet duduk tersebut terjaga kebersihannya maka tidak menghawatirkan akan tetapi jika pada WC umum dan penggunanya memiliki penyakit kulit maka pastilah pengguna selanjutnya akan tertular. Oleh karena itu jika kita hendak menggunakan Toilet jongkok maka hendaklah kita membersihkan permukaannya terlebih dahulu bisa menggunakan tisu basah atau kain lap. Setidaknya hal ini dapat meminimalkan kuman yang akan bersentuhan ke kulit kita. Dan jangan heran jika setelah menggunakan toilet duduk kadang kita merasa gatal pada permukaan kulit paha belakang kita, karena bisa jadi itu adalah proses yang terjadi karena bersentuhan dengan kuman yang bersarang di toilet duduk tersebut. 

2. Dilihat dari faktor anatomi (organ tubuh)
Jika dilihat dari faktor anatomi tubuh maka akan lebih baik menggunakan toilet jongkok. Kenapa? Karena usus kita itu bentuknya usus kita yang biasa disebut poros usus itu bentuknya agak berbelok sedikit. Nah jika kita dalam keadaan jongkok maka keadaan poros usus yang berbelok tersebut akan lurus maka kotoran akan mudah keluar. Ada sebuah penelitian yang mengatakan semakin tinggi tempat kita buang air besar maka akan semakin lama pula kita menghabiskan waktu untuk mengeluarkan kotoran kita dan hal itu sangat tidak baik bagi tubuh. Selain itu berlama lama di toilet dapat menyebabkan sulit BAB dan menimbulkan ambeien. Toilet jongkok juga baik untuk melatih otot-otot panggul yang akan membantu memudahkan proses buang besar. Oleh sebab itu haruslah kita ajarkan kepada anak anak kita untuk menggunakan toilet jongkok karena dapat membantu dan membentuk tulang pinggul anak menjadi kuat.  Dan juga apabila buang air besar kita lancar maka tentunya akan menghindarkan kita dari berbagai macam penyakit misalnya penyakit wasir atau ambeien. 

Nah bagaimana reader? Sudah tahu kan manakah yang lebih baik antara menggunakan  toilet jongkok dan toilet duduk. Sebaiknya dalam pemilihan toilet akan lebih baik jika menggunakan toilet jongkok karena banyak manfaat yang diambil. Akan tetapi bukannya kita tidak diperbolehkan toilet duduk hanya akan lebih baik jika toilet duduk tersebut digunakan untuk lansia atau obesitas. Sedikit saran jika sudah ada toilet duduk dirumah anda maka anda dapat mensiasatinya dengan menggunakan bangku kecil pada saat akan buang air. seperti gambar ini : 
Tambahan kursi pada toilet jongkok
Nah dapat dilihat jika untuk mengambil dari segi anatomi maka cara mensiasatinya dengan cara diatas, tapi kalau untuk segi higienitasnya maka jika dirumah selalu bersihkan toilet duduk anda setiap hari dan gunakan desinfektan agar kuman tidak bersarang disana. Oke reader sekian info sehat hari ini, semoga bermanfaat dan sampai ketemu pada info info selanjutnya. 



Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top