Wisata Sejarah di Aceh Besar, Kota Kelahiran Cut Nyak Dhien

Tempat Wisata - Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu daerah di Provinsi Aceh yang beribu-kotakan di Jantho dan banyak memiliki objek wisata menarik. Banyak dari tempat wisata tersebut yang sudah dikenal oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara. Disinilah kampung kelahiran Pahlawan Nasional wanita dari Aceh yang kita kenal "Cut Nyak Dhien" yaitu di Lampadang, Kabupaten Aceh Besar. Mari kita mengenal beberapa tempat wisata menarik yang bisa anda kunjungi ketika berada di Kabupaten Aceh Besar, diantaranya ada tempat wisata bersejarah, wisata religi serta wisata alamnya.

Museum Cut Nyak Dhien
Museum ini dahulunya merupakan tempat kediaman pahlawan tangguh wanita Aceh yaitu Cut Nyak Dhien. Beliau pernah juga diasingkan ke Sumedan, provinsi Jawa Barat. Dahulu rumah Cut Nyak Dhien ini pernah dibakar oleh Belanda, namun sudah direnovasi hingga saat ini bangunan museum sekarang yang berdiri dan yang asli hanya pondasinya saja. Lokasi museum Cut Nyak Dhien ini berada di wilayah Aceh Besar yang merupakan kawasan terparah yang diterjang tsunami tahun 2004 silam.
Museum Cut Nyak Dhien
Ketika terjadinya tsunami, museum ini menjadi tempat pengungsian warga setempat. Meski bangunan museum ini dimasuki puing-puing akibat tsunami dan banyak benda-benda bersejarah rusak, namun hingga saat ini museum Cut Nyak Dhien masih dipertahankan keberadaannya dengan diperbaikinya segala kerusakan yang ada tanpa mengurangi eksistensi nilai sejarahnya. Di dalam Museum Cut Nyak Dhien ini banyak tersimpan benda-benda peninggalan sejarah Aceh dan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. 

Masjid Tua Indra Puri
Masjid ini dahulu merupakan sebuah kuil tempat pemujaan kerajaan Hindu yaitu Kerajaan Indrapuri. Hingga islam masuk yang diperkenalkan oleh Sultan Iskandar Muda pada saat masa kepemerintahannya yaitu pada tahun 1607, dan masjid ini juga digunakan sebagai benteng pertahanan serangan dari Belanda dan Portugis. Kemudian kuil ini berubah menjadi sebuah bangunan masjid karena sudah banyak masyarakat yang memeluk agama Islam. Lokasi Masjid Indra Puri ini terletak di Desa Pekuan Indrapuri, Kec. Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Luas bangunan masjid ini bekisar 33.875 meter persegi dengan ketinggian 4,8 meter diatas permukaan laut. 
Masjid Tua Indra Puri
Benteng Indra Patra
Tempat wisata yang satu ini merupakan sebuah benteng yang juga berdiri pada masa kerajaan Hindu yaitu Kerajaan Indra Patra sebelum Islam masuk ke Aceh. Tetapi ada juga yang mengatakan bahwa berdirinya benteng ini pada masa Kesultanan Aceh dalam mempertahankan wilayahnya dari serangan Portugis. Benteng ini berada di dekat Pantai Ujong Batee, di desa Ladong, Kec. Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Dapat ditempuh dari Kota Banda Aceh ke arah Krueng Raya sekitar 20 kilometer. Benteng ini juga pernah dipimpin oleh Laksamana Malahayati yang meruapakan laksamana pasukan angkatan laut wanita pertama yang tangguh pada masa Kesultanan Iskandar Muda saat itu. 
Benteng Indra Patra
Makam Laksamana Malahayati
Wisata selanjutnya yang dapat anda kunjungi adalah objek wisata religi makam Laksamana Malahayati. Makam ini terletak di Desa Lamreh, Kec. Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Lokasi makam salah satu pahlawan perempuan Aceh ini dapat dicapai dari Kota Banda Aceh dengan jauh perjalanan sekitar 32 kilometer atau 1 sampai 2 jam perjalanan, baik menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Lalu untuk mencapai lokasi makam yang berada diatas bukit anda harus melewati 1 kilometer jalan setapak.  Setiba di puncak bukit tempat makam Laksamana Malahyati anda juga akan melihat pemandangan yang sangat indah yaitu pegunungan Bukit Barisan dan Teluk Krueng Raya. 
Makam Laksamana Malahayati
Perlu anda ketahui bahwa Laksmana Malahayati merupakan seorang pemimpin angkatan laut wanita pertama pada masa kepemerintahan Sultan Iskandar Muda. Beliau sangat pemberani dan menjadi tokoh penting yang pernah menjabat sebagai Kepala Barisan Pengawal Istana tahun 1585-1604, selain itu beliau juga merupakan seorang ahli politik yang pada saat itu mengatur diplomasi penting kerajaan. Dan banyak lagi perjuangan-perjuangan yang dilakukan Malahayati hingga beliau disebut dengan nama Laksamana Malahayati.

Perpustakaan Kuno Tanoh Abee
Tempat wisata selanjutnya yang bisa anda kunjungi adalah perpustakaan Islam tertua di Aceh, sekaligus di Nusantara bahkan se-Asia Tenggara yaitu Pustaka atau Zauyah Kuno Tanoh Abee. Perpustakaan ini berada di Desa Tanoh Abee, Kecamatan Seulimun, tepat di kaki Gunung Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Awalnya perpustakaan ini dibangun oleh keturunan Teungku Chik Tanoh Abee al-Fairusi al-Baqdadi atau dikenal al-Baghdadi di wilayah pesantern Tanoh Abee. Didalam perpustakaan ini tersimpan peninggalan ulama-ulama Aceh terdahulu seperti catatan yang ditulis dalam bahasa Arab. Ada juga terdapat banyak buku yang ditulis dengan tangan sekitar 3000 hingga 4000 judul buku dari abad ke-16 sampai 19 Masehi yaitu mengenai ilmu Agama Islam, sejarah Aceh serta Kebudayaannya. 
Perpustakaan Kuno Tanoh Abee
Rumoh Teunun Nyak Mu 
Objek wisata yang satu ini merupakan tempat dan juga pusatnya produksi tenun asli khas Aceh. Anda bisa mengunjungi tempat ini yang berada di Gampong Siem, Mukim Siem, Kec. Darussalam. Dari Kota Banda Aceh menuju Rumoh Teunun Nyak Mu ini dapat dicapai dengan jarak 12 kilometer ke sebelah Timur. Di sinilah anda dapat menyaksikan secara langsung aneka ragam motif tenun khas Aceh. 

Pantai Lampu’uk
Selain tempat-tempat bersejarah yang bisa ada kunjungi di Aceh Besar, sekarang kita akan mengenal objek wisata alamnya yaitu Pantai Lampuuk. Pantai ini berada pada jalur Banda Aceh Calang yakni di Desa Meunasah Masjid, Lhoknga, Kab. Aceh Besar. Pantai Lampuuk dapat ditempuh sejauh 15 km dari Banda Aceh. Ketika terjadi tsunami, pantai ini mengalami kerusakan yang sangat parah. Apalagi bangunan rumah masyarakat serta hotel-hotel disekitar pantai rusak dan hancur ditejang gelombang yang dahsyat. Namun, berjalannya waktu dalam setahun secara berangsur pantai ini kembali pulih dengan adanya perbaikan-perbaikan, hingga tempat ini sekarang menjadi tempat pariwisata yang ramai dikunjungi. Ada disediakan fasilitas seperti banana boat, tempat penginapan dan lain sebagainya. 
Pantai Lampuuk
Maka dari itu Pantai Lampuuk juga dikenal dengan “Kuta-nya Aceh, karena pantai ini sama seperti pantai yang ada di Bali, memiliki pasir yang putih dan indah. Sangat cocok bagi anda yang ingin refreshing dan berekreasi seperti berselancar, memancing, berjemur, serta menikmati keindahan alamnya.

 Pantai Lhoknga
Sama seperti pantai Lampuuk, pantai Lhoknga merupakan tempat wisata yang kaya akan keindahan pantai yang bernuansa alami sebelum terjadinya Tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004 silam. Pantai Lhoknga terletak di Kecamatan Lhoknga, kawasan PT. Semen Andalas Indonesia. Dapat ditempuh hanya 20 km dari Pusat Kota Banda Aceh atau 30 menit perjalanan. Objek wisata ini sangat mudah ditemukan karena letaknya sangat strategis yaitu berada di pinggir Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh. 
Pantai Lhoknga
Pantai ini cukup terkenal di Aceh, panorama pantai dan lautnya yang indah disertai dengan bentangan pegunungan kapur nan hijau yang jarang kita temukan ditempat lain. Di pantai ini juga anda bisa berselancar karena ombaknya sangat mendukung untuk melakukan surfing. Banyak para wisatawan lokal maupun manca Negara yang berkunjung ke pantai ini.

Pantai Ujong Batee
Selanjutnya ada lagi tempat wisata yang bisa anda kunjungi di Aceh Besar yaitu Pantai Ujong Batee. Pantai ini berada di Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Dari Kota Banda Aceh sekitar 17 km jarak perjalanan menuju ke Pelabuhan Malahayati, atau sekitar 20 menit perjalanan.
Pantai Ujong Batee
Pantai Lhok Me
Pantai Lhok Me ini terletak di Desa Lamreh, Dusun Lhok Mee. Tempat ini dapat ditempuh sekitar 30 kilometer perjalanan dari Kota Banda Aceh arah menuju Krueng Raya. Pantai ini banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara karena pantai ini memiliki pasir pantai yang putih dan tidak kalah indahnya dengan pantai-pantai aceh lainnya.
Pantai Lhok Me
Air Terjun Kuta Malaka  
Wisata air terjun ini terletak di Kuta Malaka, Kec. Samahani, Kab. Aceh Besar.

Air Terjun Peukan Biluy 
Objek Wisata Air Terjun ini salah satu wisata alam di Kab. Aceh Besar.

Gunung Seulawah Agam 
Wisata alam ini kaya akan aneka Flora dan Faun yang terletak di Kabupaten Aceh Besar.

Cagar Alam Jantho 
Cagar alam ini terletak sekitar 50 kilometer dari Kota Banda Aceh.

Baca Juga :


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top