Wisata Bukit Tinggi, Kota Kelahiran Bung Hatta

Tempat Wisata - Jalan-jalan ke Sumatera Barat memang asyik apalagi banyak tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi. Khususnya kota yang selalu ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara yaitu Kota Bukit Tinggi, yang merupakan kota kelahiran Bung Hatta. Kota ini merupakan kota kedua yang terbesar di Sumatera Barat, letaknya dibagian utara Provinsi Sumatera Barat dan dikelilingi dua gunung berapi Gunung Marapi dan Gunung Singgalang. Pemandangan alam nan indah, budaya, wisata kuliner, wisata belanja serta produk-produk ala Bukit tinggi lainnya cukup terkenal di kota ini. Untuk itu mari kita mengenal objek-objek wisata yang ada di Kota Bukit Tinggi Sumatera Barat yang bisa membantu anda merencanakan liburan ke Bukit Tinggi.

1. Jam Gadang
Jam Gadang merupakan landmark Kota yang dulu pernah menjadi Ibu Kota Republik Indonesia ini. Berdiri pada tahun 1926 dan dibangun oleh arsitek Sutan Gigi Ameh dan Yazin. Jam gadang ini terletak di pusat Kota Bukit Tinggi, di pusat kota dan sekitar Jam Gadang inilah sangat ramai para wisatawan yang datang maupun masyarakat disana yang  menghabiskan waktu liburan, terutama di malam minggu.
Ada hal yang unik dari ikon khas Bukit Tinggi dan Sumatera Barat ini, salah satunya adalah pada angka empat jam ini, disana bertuliskan dengan IIII dimana seharusnya angka romawi empat adalah IV.
Jika kita naik ke atas menara Jam Gadang ini, kita dapat melihat panorama Bukit Tinggi yang meliputi bukit-bukit nan indah, lembah serta nampak berjejer bangunan-bangunan kotanya.
Jam Gadang
 2. Plaza Bukittinggi
Masih dipusat Kota Bukit Tinggi juga ada pusat perbelanjaan pertama yang ada di Bukit Tinggi. Mall ini berada di seberang Jam Gadang dan The Hills Hotel Bukit Tinggi dan bersebrangan juga dengan Pasar Atas Bukit Tinggi. Jadi sangat strategis sekali tempat-tempat perbelanjaannya sehingga bagi wisatawan bisa shopping sepuasnya sehabis menikmati pemandangan disekitar Jam Gadang. 
Plaza Butit Tinggi
 3. Kawasan Istana Bung Hatta
Kawasan ini dulu dikenal dengan nama Gedung Negara Tri Arga, di kawasan inilah terdapat Monumen dan Istana Bung Hatta. Letaknya juga berada di tengah Kota Bukit Tinggi tepatnya di depan taman Jam Gadang. Pada masa yang lalu akibat adanya agresi Militer Belanda yang ingin memecah belah bangsa, gedung istana Bung Hatta dijadikan pusat pemerintahan darurat Republik Indonesia tahun 1947. Kawasan Istana Bung Hatta dibangun untuk memperingati satu abad kelahiran seorang Prolamator Negara Republik Indonesia, yang jatuh pada 12 Agustus 2002. Jika anda berada diatas istana, anda dapat menyaksikan pemandangan yang begitu indah, dapat melihat kawasan ini lebih jelas serta telihat gunung dan bukit-bukitnya.
Kawasan Istana Bung Hatta
4. Lobang Jepang
Lobang Jepang merupakan gua terowongan bekas peninggalan penjajah Jepang pada masa penjajahan Indonesia yang dibangun pada tahun 1942. Pada saat Perang Dunia II dan Perang Asia Timur Raya tahun 1942, gua ini merupakan basis pertahanannya. Letak Lobang Jepang ini berada di Bukit Sianok, Bukit Tinggi.
Lobang Jepang
Sekarang terowongan ini dijadikan tempat wisata sejarah yang ingin berlibur maupun ingin mengetahui keseraman tempat ini. Jika berada didalam gua lubang jepang ini akan terasa suasana mistis. Karena menurut cerita, ada sebuah ruang tahanan yang sekaligus sebagai tempat penyiksaan para tahanan. Tahanan dibunuh dengan kejam oleh tentara Jepang. Para tahanan tersebut ada yang dicincang tubuhnya, hingga tubuh yang telah dipotong tersebut kemudian disiram dengan air panas dan garam, untuk memastikan da yang dicincangSalah satu kekejaman tentara Jepang adalah pembunuhan tahanan dengan cara dicincang. Tidak sampai di situ, tubuh yang sudah terpotong-potong itu kemudian disiram dengan air panas dan garam.

5. Ngarai Sianok
Tidak jauh setelah Lobang Jepang ada lagi tempat wisata yang bisa dikunjungi di Pusat Kota Bukit Tinggi, yaitu Ngarai Sianok. Ngarai Sianok merupakan sebuah lembah yang curam atau jurang dan sangat indah, subur dan hijau. Ngarai ini terletak di Pusat kota Bukittinggi, membujur dari Selatan Nagari Koto Gadang hingga ke Utara, Nagari Sianok Enam Suku dan berakhir di Palupuh dengan kedalaman 100 meter, panjang 15 kilometer dan lebar 200 meter. Dasar bawah Ngarai Sianok mengalir sebuah anak sungai yang berliku-liku menelusuri celah-celah tebing. Dengan latar belakang gunung singgalang dan merapi yang hijau dan sangat mempesona.
Lembah Ngarai Sianok
Memang sangat unik tempat wisata yang satu ini, karena sebuah ngarai tidak ada ditemui dipusat-pusat kota lainnya didunia. Para wisatawan yang berkunjungi selalu mengabadikan dengan mengambil foto-foto mereka disana karena keindahan alam Ngarai Sianok yang sangat mempesona. Serta dijadikan juga sebagai objek imajinasi ukisan alam bagi para pelukis.
Lebih menarik lagi jika anda mencoba jelajah tempat wisata Ngarai Sianok ini, anda bisa melalui jalan setapak di lembah Ngarai. Hingga perjalanan terus sampai keseberang anda akan sampai ke Nagari Koto Gadang dalam waktu 45 menit.

6. Benteng Fort de Kock
Benteng Fort de Kock merupakan benteng yang dibangun oleh Kapten Bouer pada tahun 1825. Benteng ini didirikan di atas Bukit. Lalu pada masa Baron Hendrik Markus De Kock, salah satu tokoh militer Belanda, benteng ini berkembang menjadi sebuah kota sehingga diberi nama Fort De Kock. Dan kemudian berganti nama dengan Bukit Tinggi.
Sekarang kawasan di Benteng Fort di Kock menjadi Taman Kota Bukittinggi (Bukittinggi City Park) dan Taman Burung Tropis (Tropical Bird Park).

Benteng Fort De Kock

7. Taman Marga Satwa & Budaya Kinantan
Tempat wisata yang satu ini merupakan Kebun Binatang tertua di Indonesia. Taman marga satwa ini didirikan oleh orang Belanda barnama Conroleur Strom Van Govent pada tahun 1900. Lalu dikembangkan menjadi kebun binatang pada tahun 1929 oleh Dr. J. Hock yang merupakan kebun tertua satu-satunya di Sumatera Barat. 
Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan ini terletak di Jalan Cindur Mato, Pasar Atas Bukit Tinggi. Tempat wisata ini sangat cocok untuk wisata budaya dan rekreasi bagi keluarga ketika berada di Kota Bukittinggi, bisa ditempuh dengan berjalan kaki menuju dan menyeberangi Jembatan Limpapeh yang dibangun dengan arsitektur atap berbentuk gonjong khas rumah adat MinangKabau dan berkonstruksi. lalu anda dapat juga sekaligus melihat Benteng Fort de Kock. Ketika masuki ke kawasan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan, anda akan melihat sebuah kandang Gajah beserta Rumah Adat Baanjuang sebagai rumah museum.

Taman Marga Satwa Bukit Tinggi
8. Air Terjun Lembah Anai
Air Terjun Lembah Anai merupakan bagian dari kawasan hutan lindung dengan hutan tropis serta beraneka jenis flora dan fauna. Air terjun ini terletak tepat di pinggir jalan raya yang merupakan jalan lintas antara Bukit Tinggi dan Padang. Sehingga banyak para pejalan yang lalu singgah ke Air Terjun Lembah Anai ini untuk melepas penatnya perjalanan sambil menikmati dingin dan segarnya air yang terjun dengan ketinggian 40 meter. Memang sangat indah dan mengangumkan lingkungan di Lembah Anai ini. Didasarnya mengalir airnya yang bening yang disebut dengan sungai Batang Anai. 

Air Terjun Lembah Anai
9. Tembok Raksasa Bukit Tinggi
Tidak perlu jauh-jauh terbang ke Cina untuk melihat Great Wall, di Bukit Tinggi Sumatera Barat sudah ada replikanya Tembok cina yaitu “Janjang Koto Gadang”. Letaknya tidak terlalu jauh dari Lobang Jepang. Tempat ini bisa dijadikan salah satu tempat wisata bagi anda ketika berada di kawasan Bukit Tinggi dan agam. Objek wisata ini bisa dibilang baru dibuat tahun 2013 silam, menjadi ikon bagi pariwisata di Sumatera Barat. Panjang Janjang Koto Gadang ini sekitar 1 kilometer yang menghubungkan dua tempat. Pemandangan yang indah terlihat dari Great Wall alat Bukit Tinggi, terlihat juga kegagahan Ngarai Sianok, tebing-tebing gahar serta persawahan. Selain itu ada jembatan gantung serta anak tangga. Ada juga tempat pos-pos yang disiapkan untuk istirahat sambil menikmati pemandangan. 

Janjang Koto Gadang
10.  Janjang 40,  merupakan jenjang yang dibangun pada tahun 1908 sebagai penghubung antara Pasar atas dengan Pasar Bawah.

11. Museum Tri Daya Eka Darma, berlokasi didepan Taman Panorama.

Baca juga:
Pesisir Selatan Sumatera Barat Surganya Wisata Alam


Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top